Kini Lebih Mudah! Warga Jabar Bisa Ajukan Bantuan Rutilahu Lewat Aplikasi ‘Imah Aing’

Ringkasan Berita:

  • Pemprov Jabar luncurkan aplikasi “Imah Aing” untuk pengajuan bantuan rutilahu
  • Digitalisasi untuk pangkas birokrasi dan percepat penanganan
  • Dorong hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan

JatiNetwork.Com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan aplikasi digital “Imah Aing” untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Melalui aplikasi ini, masyarakat berpenghasilan rendah kini dapat mengajukan bantuan perumahan secara langsung, lebih cepat, dan transparan, tanpa harus melalui proses birokrasi yang rumit.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas layanan publik.

“Melalui digitalisasi aplikasi ini, masyarakat bisa langsung mengajukan usulan perumahan dengan birokrasi lebih mudah sehingga penanganan lebih cepat dan terprogram,” ujarnya.

Selain melalui aplikasi, penyaluran bantuan perumahan juga tetap dilakukan melalui jalur aspirasi DPR RI serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan bunga rendah.

Dedi juga mengapresiasi dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam menyosialisasikan program subsidi perumahan di Jawa Barat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan rutilahu secara menyeluruh.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga mulai menggeser pendekatan pembangunan dari hunian horizontal ke hunian vertikal, seiring keterbatasan lahan yang semakin terasa.

Pemerintah daerah bahkan didorong untuk menyiapkan regulasi yang mewajibkan kawasan industri menyediakan hunian bagi para pekerjanya.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan permukiman horizontal. Kawasan industri harus menyediakan hunian bagi karyawannya,” tegas Dedi.

Pengembangan hunian vertikal ini telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah seperti Bekasi, Depok, dan Bogor, serta akan diperluas ke kawasan Bandung.

Langkah ini dinilai tidak hanya meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, tetapi juga berpotensi mengurangi kemacetan serta menjaga stabilitas sosial di sekitar kawasan industri.

Dengan hadirnya aplikasi “Imah Aing”, diharapkan penanganan rutilahu di Jawa Barat dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING