HJS ke-448 Siap Digelar! Dony Ahmad Munir: Bukan Sekadar Seremoni, Harus Berdampak

Hari Jadi Sumedang Ke 448 (By Dreamina/Canva)

Ringkasan Berita:

  • Sumedang genap 448 tahun pada 22 April 2026
  • Perayaan HJS digelar selama 15–26 April 2026
  • Bupati tekankan acara harus berdampak nyata, bukan sekadar seremonial

JatiNetwork.Com – Kabupaten Sumedang bersiap merayakan Hari Jadi ke-448 yang jatuh pada 22 April 2026. Pemerintah Kabupaten Sumedang pun telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar selama hampir dua minggu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, usai memimpin rapat persiapan HJS ke-448 di Ruang Rapat Bupati, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Sumedang tahun ini tidak boleh sekadar menjadi acara seremonial, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya sebatas perayaan seremonial saja, tetapi harus mengandung makna, memberikan manfaat, dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Dony menjelaskan, tujuan utama dari peringatan HJS adalah untuk mengingatkan masyarakat terhadap sejarah berdirinya Sumedang, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah.

Ia juga menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan Sumedang agar lebih maju dan berkembang.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Sumedang akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari sektor seni, budaya, olahraga, hingga pemuda, guna menciptakan kolaborasi yang menyeluruh.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan konsep pentahelix, di mana seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam perayaan tersebut.

Adapun tema yang diusung pada HJS ke-448 kali ini adalah “Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa”, yang mencerminkan harapan agar seluruh kegiatan tidak hanya terlihat, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rangkaian kegiatan HJS dijadwalkan berlangsung mulai 15 April hingga 26 April 2026, dengan berbagai agenda yang dirancang agar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Intinya kegiatan ini harus bermakna, bermanfaat, dan berdampak,” ujar Dony.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat Sumedang semakin termotivasi untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju, sekaligus menjaga nilai sejarah dan identitas lokal.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING