Ringkasan Berita:
- Liga Setda Respati Championship 2026 resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
- Turnamen mini soccer diikuti 14 tim dari lingkungan Setda Kabupaten Sumedang.
- Dony menyebut kompetisi ini menjadi sarana menjaga kekompakan sekaligus “obat stres” bagi pegawai.
JatiNetwork.Com – Suasana berbeda terlihat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang. Para pegawai yang biasanya disibukkan urusan pemerintahan kini turun langsung ke lapangan hijau dalam Turnamen Liga Setda Respati Championship Tahun 2026.
Turnamen mini soccer tersebut resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Lapang Mini Soccer PPS, Rabu (6/5/2026).
Liga Setda Respati Championship diikuti sebanyak 14 tim yang terbagi ke dalam dua grup dan akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.
Pertandingan perdana langsung menyita perhatian karena mempertemukan DC Doamu Center United, tim staf Bupati Dony Ahmad Munir, melawan Prokopim Setda Sumedang yang tergabung di Grup A.
Sementara laga kedua mempertemukan Kekar FC, tim dari Wakil Bupati Sumedang, menghadapi TU Pimpinan Kepegawaian.
Dalam sambutannya, Bupati Dony mengatakan kegiatan olahraga tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana membangun kebersamaan, kekeluargaan, dan kekompakan antarpegawai di lingkungan Setda Sumedang.
“Output dari kebersamaan dan kekeluargaan akan muncul iklim yang kondusif di lingkungan kerja,” ujar Dony.
Menurutnya, suasana kerja yang kondusif akan membuat pegawai bekerja lebih nyaman, kompak, dan mampu meningkatkan pencapaian target kinerja.
Selain memperkuat solidaritas, Dony juga menyebut Liga Setda Championship menjadi media pelepas stres bagi para ASN dan pegawai di tengah rutinitas pekerjaan pemerintahan yang padat.
“Kegiatan Liga Championship Setda ini merupakan obat stres bagi para pegawai,” katanya.
Karena itu, Dony meminta seluruh peserta menikmati pertandingan dengan penuh semangat dan kebahagiaan.
“Saya harap semuanya harus bergembira, harus menikmati dan bahagia,” tuturnya.
Turnamen tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarsesama pegawai, tetapi juga membangun budaya kerja yang sehat, solid, dan produktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.***











