Ringkasan:
- 174 CPNS formasi 2024 resmi diangkat menjadi PNS di Sumedang
- Bupati tekankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik
- Generasi muda diharapkan jadi sumber inovasi dalam pemerintahan
JatiNetwork.Com – Sebanyak 174 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sumedang.
Pengangkatan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah/janji oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang.
Momentum ini menjadi titik awal pengabdian penuh para aparatur negara kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Para CPNS yang diangkat telah menyelesaikan masa percobaan serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Dengan status baru sebagai PNS, mereka dituntut untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.
Bupati Dony menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar seremoni formalitas.
“Ini adalah momen sakral yang mengandung pertanggungjawaban kepada Allah dan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap PNS digaji oleh masyarakat melalui pajak dan retribusi.
Oleh karena itu, pelayanan publik harus diberikan secara optimal dan penuh tanggung jawab.
“Laksanakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan pelayanan yang akuntabel dan profesional,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya nilai-nilai dasar ASN seperti kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sebagian besar PNS yang dilantik merupakan generasi muda dengan potensi besar.
Mereka diharapkan mampu menghadirkan ide, gagasan, dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Saya meyakini kalian akan menjadi sumber inovasi dan kreativitas,” katanya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya memahami tiga dimensi dalam bekerja.
Ia menyebut konsep tersebut sebagai belajar dari masa lalu, memahami masa kini, dan mempersiapkan masa depan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pengambilan kebijakan harus berbasis data.
“Data menjadi dasar dalam menghasilkan kebijakan yang tepat dan berdampak,” jelasnya.
Para PNS juga diminta untuk mengaktualisasikan potensi sesuai bidang tugas masing-masing.
Bupati Dony menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Ia mengingatkan agar seluruh aparatur menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Jangan sekali-kali mencoba mendekati KKN,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Bupati berharap para PNS mampu meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata.
Ia juga mendorong agar setiap aparatur mampu meraih prestasi dalam tugas yang diemban.***











