Ringkasan Berita:
- Pemkot Cilegon dan Pemkab Barru menandatangani MoU pemanfaatan SPBE dengan Pemkab Sumedang.
- Sistem digital pemerintahan Sumedang dinilai sukses mempermudah pelayanan publik dan monitoring pemerintahan.
- Bupati Dony Ahmad Munir membuka peluang kerja sama gratis bagi daerah lain yang ingin belajar aplikasi Sumedang.
JatiNetwork.Com – Transformasi digital Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali mendapat perhatian nasional. Kali ini, Pemerintah Kota Cilegon dan Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) milik Pemkab Sumedang.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Command Center Sumedang pada Kamis (7/9/2023).
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengaku tertarik dengan sistem digital yang dikembangkan Kabupaten Sumedang karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempermudah monitoring pemerintahan secara menyeluruh.
Menurut Helldy, ketertarikan tersebut bermula sejak dirinya bertemu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Kota Serang sekitar satu tahun sebelumnya.
“Beliau menawarkan aplikasi ini kepada saya. Kesempatan ini kami ambil untuk meniru proyek yang telah diakui secara nasional ini,” ujar Helldy.
Ia meyakini platform digital milik Pemkab Sumedang dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan.
Helldy juga memastikan pihaknya akan segera mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengimplementasikan sistem tersebut di Kota Cilegon.
“Alhamdulillah sudah terjadi, termasuk antara Kepala Diskominfo Kabupaten Sumedang dan Diskominfo Kota Cilegon, kami sesegera mungkin akan mempraktekkan aplikasi ini di Kota Cilegon,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut baik kerja sama tersebut dan meminta Pemkot Cilegon segera mengirimkan pegawai untuk belajar langsung di Sumedang sebelum aplikasi diterapkan.
“Saya menginginkan aplikasi ini dapat bermanfaat lebih. Maka saya minta sebelum menjalankan aplikasi, Diskominfo Kota Cilegon mengirimkan beberapa stafnya untuk belajar di Sumedang,” kata Dony.
Dony menegaskan, Pemkab Sumedang terbuka memberikan berbagai platform digital pemerintahan secara gratis kepada daerah lain yang membutuhkan.
Menurutnya, berbagai aplikasi yang dikembangkan Pemkab Sumedang telah terbukti membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.
“Kami sangat terbuka untuk daerah-daerah lain yang membutuhkan platform tersebut,” ujarnya.
Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa inovasi digital yang dibangun Kabupaten Sumedang mulai menjadi salah satu rujukan pengembangan SPBE di berbagai daerah Indonesia.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Cilegon dalam kegiatan tersebut di antaranya jajaran Diskominfo Kota Cilegon, Asisten Daerah, Kabag Umum, Plt Kabag Pemerintahan, hingga Kabag Kesra.***











