Lowongan Penulis
Bagi Anda yang Hoby Menulis, ingin jadi wartawan? Bergabung bersama Kami. Kirim CV Anda ke jatinetworkindonesia@gmail.com
AI  

Coretan Jadi Gambar Realistis, Begini Cara Memakai Sketch di ChatGPT

Ilustrasi fitur Sketch ChatGPT mengubah coretan menjadi gambar realistis
Ilustrasi fitur Sketch di ChatGPT yang mengubah coretan sederhana menjadi gambar realistis berdasarkan panduan visual dan instruksi pengguna.

Ringkasan

  • Fitur Sketch memungkinkan pengguna menggambar ide sederhana langsung di ChatGPT sebagai panduan visual.
  • Coretan dapat dikombinasikan dengan instruksi teks untuk menghasilkan gambar dengan gaya, warna, suasana, dan detail yang diinginkan.
  • Sketch berguna ketika sebuah ide lebih mudah dijelaskan melalui gambar daripada hanya menggunakan kata-kata.

JatiNetwork.Com – Menjelaskan sebuah ide visual terkadang lebih mudah dilakukan dengan coretan sederhana daripada menuliskannya dalam paragraf panjang.

Kondisi tersebut kini dapat dimanfaatkan melalui fitur Sketch di ChatGPT, yang memungkinkan pengguna menggambar langsung di ChatGPT kemudian menggunakan coretan tersebut sebagai panduan untuk menghasilkan gambar.

Fitur ini menjadi bagian dari ChatGPT Images 2.5 yang diperkenalkan OpenAI pada 8 September 2026 bersama peningkatan kualitas gambar, editing, konsistensi, dan kecepatan generasi.

Menariknya, pengguna tidak perlu memiliki kemampuan menggambar profesional karena fungsi Sketch bukan untuk menghasilkan karya seni dari coretan, melainkan memberikan petunjuk visual mengenai ide yang ingin dibuat.

Apa Itu Sketch?

Secara sederhana, Sketch adalah cara untuk memberi ChatGPT sebuah instruksi visual.

Pengguna dapat menggambar posisi objek, bentuk ruangan, komposisi kendaraan, desain pakaian, atau bahkan sekadar simbol dan garis yang menunjukkan hubungan antarobjek.

ChatGPT kemudian menggunakan coretan tersebut bersama instruksi teks untuk membuat gambar yang lebih lengkap.

Misalnya, seseorang ingin membuat gambar rumah dengan posisi taman di sebelah kiri, carport di kanan, dan teras di tengah.

Daripada menjelaskan posisi tersebut secara panjang, pengguna dapat membuat sketsa sederhana kemudian meminta ChatGPT mengubahnya menjadi visual rumah yang realistis.

Cara Menggunakan Sketch

Menurut panduan resmi OpenAI, fitur Sketch pada aplikasi mobile dapat digunakan dengan mengetik @ di kotak pesan kemudian memilih Sketch.

Setelah itu pengguna dapat menggambar menggunakan jari, memilih warna, menghapus coretan, atau membatalkan goresan sebelum mengonfirmasi sketsa.

Setelah sketsa selesai, pengguna tinggal memberikan instruksi tambahan mengenai gambar yang ingin dibuat, misalnya gaya visual, material, warna, suasana, atau tingkat realisme.

Contoh Sederhana

Bayangkan pengguna membuat tiga kotak sederhana.

Kotak pertama diberi tanda rumah, kotak kedua taman, sedangkan kotak ketiga carport.

Kemudian pengguna memberikan prompt:

“Ubah sketsa ini menjadi foto realistis rumah modern minimalis. Pertahankan posisi rumah, taman, dan carport seperti pada sketsa. Gunakan material batu alam dan kayu, pencahayaan sore yang hangat, tanaman tropis, serta gaya fotografi arsitektur profesional.”

Dalam kasus seperti ini, sketsa memberikan informasi mengenai komposisi, sedangkan prompt memberikan informasi mengenai tampilan dan suasana.

Tidak Perlu Menggambar Detail

Kesalahan yang sering dilakukan pengguna ketika mencoba fitur seperti ini adalah berusaha membuat sketsa terlalu detail.

Padahal, sebuah coretan sederhana sudah cukup selama hubungan antarobjek dapat dipahami.

Untuk membuat desain kamar, misalnya, pengguna cukup menggambar persegi panjang sebagai ruangan, garis untuk tempat tidur, kotak untuk meja, serta tanda pada posisi jendela.

Kemudian detail visual dapat diserahkan kepada AI melalui prompt.

Sketch untuk Desain Konten

Fitur ini juga menarik untuk kebutuhan kreator dan media digital.

Misalnya seorang editor ingin membuat gambar artikel dengan posisi objek utama di sisi kanan dan ruang kosong di sisi kiri untuk headline.

Editor dapat membuat sketsa kasar mengenai komposisi tersebut kemudian memberikan instruksi:

“Pertahankan komposisi dari sketsa. Buat gambar editorial realistis 16:9 dengan objek utama di sisi kanan dan area kosong yang bersih di kiri untuk headline. Gunakan pencahayaan natural dan gaya fotografi jurnalistik profesional.”

Dengan cara tersebut, pengguna tidak hanya memberi tahu apa yang ingin dibuat, tetapi juga di mana elemen penting harus ditempatkan.

Sketch Bisa Dikombinasikan dengan Foto

Sketch juga dapat menjadi bagian dari proses kreatif yang lebih kompleks.

Pengguna dapat menggunakan ide visual sederhana sebagai panduan, kemudian memberikan referensi atau foto untuk membantu AI memahami subjek, karakter, atau objek tertentu.

ChatGPT Images 2.5 memang dirancang untuk mempertahankan karakteristik subjek dari gambar referensi dengan lebih baik ketika gambar tersebut ditempatkan dalam suasana, gaya, atau komposisi baru.

Artinya, kombinasi sketsa + foto referensi + instruksi teks dapat memberikan tiga jenis informasi sekaligus: struktur, identitas visual, dan hasil yang diinginkan.

Prompt yang Lebih Baik

Agar hasil Sketch lebih terarah, prompt sebaiknya menjelaskan tiga hal utama.

Pertama, jelaskan apa yang harus dipertahankan dari sketsa.

Kedua, jelaskan bagaimana tampilan akhirnya, termasuk gaya, warna, pencahayaan, material, atau suasana.

Ketiga, jelaskan bagian yang tidak boleh berubah jika komposisi tertentu sangat penting.

Contohnya:

“Gunakan sketsa sebagai panduan utama komposisi. Pertahankan posisi semua objek dan proporsi relatifnya. Ubah menjadi ilustrasi editorial realistis dengan suasana pagi, warna natural, pencahayaan lembut, dan detail profesional. Jangan menambahkan objek besar yang tidak terdapat dalam sketsa.”

Instruksi seperti ini membantu AI memahami bahwa sketsa bukan sekadar inspirasi, tetapi merupakan acuan struktur.

Setelah Gambar Jadi

Pekerjaan tidak harus berhenti pada hasil pertama.

ChatGPT Images memungkinkan pengguna melanjutkan proses editing setelah gambar dibuat, termasuk meminta perubahan pada bagian tertentu melalui percakapan atau menggunakan editor.

Misalnya pengguna dapat melanjutkan dengan:

“Pertahankan seluruh gambar. Hanya ubah warna dinding menjadi putih gading dan tambahkan tanaman di sudut kiri. Jangan mengubah posisi furnitur atau komposisi kamera.”

Cara kerja bertahap seperti ini memungkinkan pengguna mengembangkan ide dari coretan → gambar pertama → revisi → gambar final.

Bukan Pengganti Kemampuan Menggambar

Sketch sebaiknya dipahami sebagai alat komunikasi visual, bukan sebagai pengganti aplikasi desain profesional.

Keunggulannya justru terletak pada kesederhanaannya, karena pengguna dapat menunjukkan gagasan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata tanpa harus mampu membuat gambar yang sempurna.

Pada akhirnya, Sketch membuat interaksi dengan AI gambar menjadi lebih alami: ketika kata-kata terasa kurang jelas, pengguna cukup menggambar apa yang ada di kepalanya.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING