Lowongan Penulis
Bagi Anda yang Hoby Menulis, ingin jadi wartawan? Bergabung bersama Kami. Kirim CV Anda ke jatinetworkindonesia@gmail.com

Bupati Dony Ajak Warga Sumedang Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan gotong royong melalui Gerakan Solidaritas Kemanusiaan 2026

Ringkasan:

  • Gerakan Solidaritas Kemanusiaan 2026 akan berlangsung September–November dan mulai digaungkan sejak Agustus.
  • Masyarakat diajak berpartisipasi secara sukarela tanpa paksaan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
  • Dukungan yang terkumpul akan diarahkan untuk penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan relawan, dan donor darah.

JatiNetwork.Com – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui Gerakan Solidaritas Kemanusiaan 2026. Gerakan yang akan berlangsung September hingga November tersebut mengedepankan semangat sukarela, transparansi, dan gotong royong.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Dony saat meninjau pelaksanaan Gerakan Sumedang Membumi di Kecamatan Sumedang Utara, Rabu (19/8/2026).

Menurut Dony, Gerakan Solidaritas Kemanusiaan merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Gerakan Solidaritas Kemanusiaan adalah salah satu agenda tahunan yang fokus pada penguatan solidaritas dan gotong royong masyarakat untuk mendukung berbagai misi kemanusiaan,” kata Dony.

Gerakan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026. Meski demikian, sosialisasi dan ajakan untuk berpartisipasi telah mulai digaungkan sejak Agustus.

Dony menegaskan, gerakan kemanusiaan tersebut tidak boleh dipahami sebagai kewajiban masyarakat. Partisipasi setiap individu harus didasarkan pada kesadaran dan kemauan untuk membantu sesama.

“Esensinya adalah individu, bukan kelompok, murni sukarela dan tidak ada unsur paksaan. Prinsip utama gerakan kemanusiaan berasaskan kebebasan, transparan, dan akuntabilitas,” ujarnya.

Menurutnya, semangat solidaritas tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan sesuai kemampuan masing-masing. Dana yang terkumpul nantinya diarahkan untuk mendukung sejumlah kegiatan kemanusiaan.

Di antaranya penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan relawan, hingga kegiatan donor darah yang dibutuhkan masyarakat.

“Mari kita jadikan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan periode September hingga November 2026 ini sebagai wadah untuk menyebarkan rasa peduli dan solidaritas sosial tanpa batas demi kemanusiaan,” ajak Dony.

PMI Perkuat Layanan Kemanusiaan

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang Agus Rasjidi menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Salah satunya melalui pelayanan air bersih. PMI Kabupaten Sumedang telah menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik dengan mengerahkan sembilan tangki dan melaksanakan enam kali operasi distribusi air bersih.

Selain bantuan air bersih, PMI juga aktif memberikan pelayanan donor darah serta membantu masyarakat yang terdampak kondisi darurat.

Gerakan Solidaritas Kemanusiaan 2026 diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam berbagai aksi sosial sekaligus memperkuat jejaring relawan dan lembaga kemanusiaan di Kabupaten Sumedang.

Bagi Dony, kekuatan gerakan kemanusiaan bukan semata-mata terletak pada besarnya bantuan, tetapi pada tumbuhnya kesadaran bahwa membantu sesama merupakan tanggung jawab bersama.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING