Ringkasan 3 Poin:
- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengingatkan ASN agar tidak terlibat judi online dan menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggarnya.
- Pengawasan dilakukan melalui BKPSDM, Inspektorat, serta pembinaan rutin di seluruh perangkat daerah.
- Pada saat yang sama, Pemkab Sumedang memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi sebagai upaya membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
JatiNetwork.Com – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya untuk menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti terlibat praktik judi online (judol). Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya informasi mengenai ribuan ASN di Jawa Barat yang diduga terjerat aktivitas perjudian berbasis daring.
Menurut Dony, judi online merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak masa depan individu, tetapi juga dapat mencederai integritas aparatur negara sebagai pelayan masyarakat.
Ia mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang agar tidak pernah mencoba bermain judi online dalam bentuk apa pun. Bagi yang masih memiliki keinginan untuk bermain diminta segera mengurungkan niatnya, sedangkan yang sudah terlanjur terlibat diminta segera menghentikannya.
“Saya minta ASN Sumedang tidak boleh terlibat judi online. Jangan coba-coba karena judi online sangat berbahaya dan dapat menghancurkan masa depan. Yang sudah bermain, hentikan. Saya berharap di Sumedang tidak ada ASN yang terlibat,” tegas Dony.
Untuk mencegah praktik tersebut, Pemkab Sumedang terus melakukan pengawasan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat, serta para pimpinan perangkat daerah. Pembinaan dan penguatan integritas juga rutin disampaikan dalam berbagai kegiatan kedinasan.
Dony menegaskan, apabila terdapat ASN yang terbukti bermain judi online, pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau ada ASN yang bermain judi online, tentu akan kami beri teguran dan tindakan yang tegas,” ujarnya.
Apresiasi ASN Berprestasi
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga terus mendorong lahirnya budaya kerja yang positif melalui pemberian penghargaan kepada aparatur yang menunjukkan prestasi dan inovasi.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Dony menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berani keluar dari zona nyaman untuk berkompetisi melalui berbagai inovasi, terobosan, dan peningkatan kinerja.
Menurutnya, semangat berprestasi tidak hanya meningkatkan kapasitas individu ASN, tetapi juga akan memperkuat sistem pemerintahan sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap para ASN yang meraih penghargaan mampu menjadi inspirasi bagi aparatur lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Bupati Dony juga menekankan bahwa setiap inovasi yang lahir dari kompetisi tersebut tidak boleh berhenti sebagai penghargaan semata. Seluruh gagasan harus diimplementasikan menjadi program, kebijakan, maupun pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Anugerah ASN Berprestasi merupakan momentum membangun budaya kerja yang unggul di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Di akhir arahannya, Dony mengingatkan bahwa ASN merupakan wajah pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, pelayanan harus dilandasi integritas, profesionalisme, empati, dan semangat pengabdian yang tulus agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus meningkat.***











