Ringkasan:
- Bupati Dony tinjau langsung pelayanan di MPP Sumedang
- Ratusan layanan terintegrasi, antusiasme masyarakat sangat tinggi
- Pemkab berkomitmen terus tingkatkan kualitas pelayanan publik
JatiNetwork.Com – Mal Pelayanan Publik (MPP) Sumedang kembali menunjukkan perannya sebagai pusat layanan terpadu yang semakin dibutuhkan masyarakat.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau langsung aktivitas pelayanan di MPP pada Rabu pagi, 1 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Bupati Dony melihat tingginya antusiasme warga yang memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Ratusan jenis pelayanan kini terintegrasi di MPP Sumedang dalam satu lokasi yang mudah diakses masyarakat.
Layanan tersebut mencakup administrasi kependudukan, pembayaran pajak kendaraan, layanan TASPEN, perizinan, hingga pengurusan paspor.
“Pelayanan berjalan dengan baik dan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujar Dony.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terjangkau.
Menurutnya, kehadiran MPP menjadi solusi konkret atas kebutuhan sistem pelayanan publik yang efisien dan terintegrasi.
Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
Namun demikian, Bupati Dony mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Ia menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus mengarahkan agar pelayanan semakin optimal, karena tugas kami adalah melayani masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga mendorong peningkatan kinerja DPMPTSP dan seluruh unsur pelayanan di MPP.
Langkah ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin meningkat.
Bupati Dony berharap MPP Sumedang mampu menjadi wajah pelayanan publik yang profesional, responsif, dan humanis.
Ke depan, MPP diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.***











