JatiNetwork.Com – Banyak yang sudah mencoba fitur gambar terbaru Google, tapi hasilnya seringkali tidak sesuai harapan. Di balik namanya yang unik, Nano Banana memiliki logika kerja yang berbeda dari AI gambar pada umumnya. Agar artikel di JatiNetwork makin bermanfaat, berikut adalah panduan praktis operasionalnya.
1. Rahasia “Layering” Perintah
Berbeda dengan AI lama yang hanya membaca satu kalimat, Nano Banana sangat kuat dalam memahami urutan instruksi.
- Tips: Mulailah dari latar belakang, baru sebutkan objek utama.
- Contoh: “Latar belakang hutan pinus berkabut di pagi hari, di tengahnya ada robot mungil sedang membaca koran.”
2. Fitur “Text-in-Image” (Teks di Dalam Gambar)
Ini adalah keunggulan mutlak Nano Banana. Ia bisa menulis teks dengan ejaan yang benar di dalam gambar.
- Cara Pakai: Gunakan tanda kutip untuk teks yang ingin dimunculkan.
- Instruksi: “Buat papan kayu bertuliskan ‘Selamat Datang di JatiNetwork’ dengan gaya ukiran tangan.”
3. Mengatur Komposisi Tanpa Ribet
Kamu bisa mengatur posisi objek hanya dengan kata-kata sederhana seperti “di sisi kiri”, “di latar depan”, atau “tampak dari atas (bird-eye view)”. Nano Banana memiliki pemahaman ruang yang sangat presisi dibandingkan model sebelumnya.
4. Konsistensi Gaya (Style Transfer)
Jika kamu sudah suka dengan satu hasil gambar, kamu bisa meminta Nano Banana untuk menjaga gaya tersebut untuk gambar berikutnya. Cukup bilang: “Gunakan gaya visual yang sama dengan gambar sebelumnya, tapi ubah objeknya menjadi sebuah rumah pohon.”***(GM-AI)









