Agama  

Terbongkar! Rahasia Angka 71:29 di Al-Qur’an, Rasio Laut dan Darat yang Bikin Ilmuwan Tercengang

Ilustrasi perbandingan lautan dan daratan di Bumi yang merepresentasikan rasio 71% dan 29%.

Ringkasan:

  • Statistik kata dalam Al-Qur’an menunjukkan rasio laut dan darat 71,11% : 28,88%.
  • Angka ini disebut selaras dengan data sains modern tentang komposisi permukaan Bumi.
  • Fenomena ini menjadi bagian dari kajian I’jaz ‘Adadi atau mukjizat bilangan.

JatiNetwork.Com – Pernahkah Anda membayangkan bagaimana cara menentukan luas lautan dan daratan di seluruh Bumi tanpa bantuan teknologi satelit? Secara logika, hal tersebut hampir mustahil dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

Namun, Al-Qur’an disebut telah “menyimpan” informasi tersebut melalui pola pengulangan kata yang menarik untuk dikaji secara statistik.

Berdasarkan penelitian yang dipopulerkan oleh Dr. Tariq Al-Suwaidan, ditemukan fakta mengenai penyebutan dua elemen utama pembentuk wajah Bumi:

  • Kata Al-Bahr (lautan) muncul sebanyak 32 kali
  • Kata Al-Barr (daratan) muncul sebanyak 13 kali

Jika dijumlahkan, totalnya adalah 45. Dari angka tersebut, dapat dihitung persentase sebagai berikut:

  • Lautan: (32 ÷ 45) × 100 = 71,11%
  • Daratan: (13 ÷ 45) × 100 = 28,88%

Sinkronisasi dengan Data Sains Modern

Jika dibandingkan dengan data geografi modern, angka tersebut terlihat mendekati komposisi permukaan Bumi. Berdasarkan berbagai rujukan ilmiah, sekitar 71% permukaan Bumi tertutup air, sementara sekitar 29% merupakan daratan.

Kesesuaian ini kerap menjadi bahan diskusi: bagaimana mungkin informasi dengan tingkat presisi seperti ini muncul dalam teks yang diturunkan lebih dari 14 abad lalu, di lingkungan yang belum memiliki perangkat pengukuran global?

Hikmah di Balik Angka

Keseimbangan rasio antara air dan daratan tidak hanya penting secara geografis, tetapi juga menjadi faktor utama keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Jika komposisi air berkurang, suhu planet berpotensi meningkat drastis. Sebaliknya, jika air terlalu dominan, ruang hidup manusia akan sangat terbatas.

Dalam Al-Qur’an disebutkan:
Dan segala sesuatu Dia ciptakan menurut ukuran yang serapi-rapinya.” (QS. Al-Furqan: 2).

Kajian ini kemudian dipandang sebagai bagian dari refleksi bahwa keteraturan alam semesta berjalan seiring dengan pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an.

JatiNetwork.Com akan terus mengulas fenomena ini dalam serial khusus.
(Nantikan artikel selanjutnya: Membedah kemiripan struktur air dalam tubuh manusia dengan Bumi) ***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING