48 Alumni LPDP Tinggalkan Warisan Digital di Sumedang, Bupati Dony: Ini Jejak Sejarah Pendidikan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Dialog dan Refleksi Program Alumni Pejuang Digital yang melibatkan 48 alumni LPDP dalam upaya transformasi pendidikan berbasis teknologi di Sumedang. (Istimewa)

Ringkasan Berita

  • Sebanyak 48 Alumni LPDP Pejuang Digital menjalankan program pengabdian di sekolah-sekolah Kabupaten Sumedang.
  • Program mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, dan partisipasi siswa.
  • Bupati Dony Ahmad Munir menyebut program tersebut sebagai jejak sejarah penting bagi kemajuan pendidikan Sumedang.

JatiNetwork.Com – Transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Sumedang mendapat suntikan energi baru melalui Program Relawan Pejuang Digital yang melibatkan 48 alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program tersebut menjadi salah satu upaya percepatan digitalisasi pendidikan melalui pendampingan langsung di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumedang. Berbagai capaian dan pengalaman selama pelaksanaan program dibahas dalam kegiatan Dialog dan Refleksi Pelaksanaan Program Alumni Pejuang Digital yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Sabtu (13/6/2026).

Dalam forum tersebut, para Alumni Pejuang Digital memaparkan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan selama masa pengabdian. Mulai dari pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, peningkatan kompetensi guru, hingga penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif guna meningkatkan partisipasi siswa.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada para alumni LPDP yang dinilainya telah menjadi katalis perubahan dalam dunia pendidikan daerah.

“Program ini membuktikan bahwa teknologi bukan sekadar perangkat atau aplikasi, tetapi instrumen untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas. Kehadiran para Alumni Pejuang Digital telah membawa semangat baru dan membuka ruang inovasi dalam memperkuat budaya belajar yang lebih maju,” ujar Dony.

Menurutnya, selama hampir dua bulan para relawan melakukan pendampingan di berbagai sekolah dan berhasil melahirkan sejumlah gagasan, rencana aksi, serta langkah strategis untuk mendukung transformasi pendidikan di Sumedang.

Dony menilai fondasi sistem yang telah dibangun melalui program tersebut sudah berjalan dengan baik. Namun tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh inovasi yang telah lahir dapat terus berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Saya melihat fondasi sistem yang dibangun sudah sangat baik. Tantangan berikutnya adalah memastikan sistem tersebut terus berjalan, berkembang, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari berakhirnya kegiatan, tetapi dari keberlanjutan dampak yang ditinggalkan bagi masyarakat.

“Apa yang telah dibangun jangan berhenti sampai di sini. Inovasi yang lahir harus terus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan. Kita harus memastikan setiap hasil karya dan praktik baik yang tercipta tetap hidup dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Dony juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program, mulai dari Alumni Pejuang Digital, guru, kepala sekolah hingga berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

“Ini bukan sekadar program, tetapi jejak sejarah berharga bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumedang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan menilai Program Alumni Pejuang Digital menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghasilkan individu yang memiliki kompetensi digital, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu mendorong inovasi di lingkungan pendidikan.

“Tantangan pendidikan ke depan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, komunitas, dan para pegiat digital agar tercipta ekosistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Eka berharap Alumni Pejuang Digital dapat terus menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di Sumedang sehingga mampu melahirkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING