Lowongan Penulis
Bagi Anda yang Hoby Menulis, ingin jadi wartawan? Bergabung bersama Kami. Kirim CV Anda ke jatinetworkindonesia@gmail.com

Bupati Sumedang: Pemkab dan DPRD Satu Frekuensi, Program Prioritas Makin Tajam

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi terhadap sinergi DPRD dan Pemkab Sumedang dalam penajaman program prioritas daerah

Ringkasan :

  • Bupati Dony Ahmad Munir mengapresiasi sinergi Banggar dan DPRD Sumedang dalam menajamkan program prioritas daerah.
  • Pemkab dan DPRD dinilai memiliki persepsi yang sama dalam merespons persoalan masyarakat.
  • Infrastruktur, termasuk penguatan program Unit Reaksi Cepat (URC), menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan anggaran.

JatiNetwork.Com – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi sinergi Badan Anggaran (Banggar) dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumedang dalam membahas serta menajamkan program prioritas daerah.

Menurut Dony, kerja sama antara legislatif dan eksekutif selama pembahasan anggaran telah menghasilkan berbagai rumusan program yang lebih fokus pada kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dony dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang dengan agenda penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Sumedang, Kamis (20/8/2026).

Dony mengatakan, hubungan kerja antara Pemkab Sumedang dan DPRD saat ini berjalan dalam satu persepsi dan satu frekuensi, terutama dalam melihat berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

Ia menilai kesamaan pandangan tersebut menjadi modal penting untuk memastikan kebijakan dan anggaran yang disusun benar-benar diarahkan pada penyelesaian persoalan masyarakat.

“Saya bersyukur sebagai mitra DPRD, kita bersama-sama memiliki fungsi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kita memiliki tugas untuk mengeksekusi dan menyusun anggaran bersama-sama,” ujar Dony.

Menurutnya, sinergi tersebut tidak berarti menghilangkan fungsi kritis DPRD. Sebaliknya, kritik dan masukan dari legislatif justru menjadi bagian penting untuk memperbaiki kualitas kebijakan pemerintah daerah.

Dony menyebut kritik yang disampaikan DPRD Sumedang selama proses pembahasan selama ini bersifat konstruktif dan solutif.

Para anggota dewan, lanjutnya, dinilai mampu memahami berbagai persoalan masyarakat secara langsung sehingga pembahasan program dapat diarahkan pada kebutuhan yang lebih nyata.

“Kami merasakan berada dalam satu persepsi dan satu frekuensi, sama-sama menghadapi serta memahami kendala yang ada,” katanya.

Dony menegaskan, setiap program yang disepakati bersama harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, pembahasan anggaran tidak boleh berhenti pada aspek administratif, tetapi harus menghasilkan kebijakan yang mampu menjawab persoalan di lapangan.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah infrastruktur. DPRD Sumedang dinilai memberikan atensi besar terhadap penguatan program Unit Reaksi Cepat (URC) untuk merespons berbagai persoalan infrastruktur secara lebih cepat.

“Fungsi DPRD memastikan program yang digulirkan betul-betul berdampak nyata untuk mengatasi masalah di masyarakat. Terutama berkaitan dengan infrastruktur, DPRD sangat konsen dan memberikan atensi khusus untuk program URC,” ujar Dony.

Ia berharap sinergi antara Pemkab dan DPRD Sumedang terus dipertahankan sehingga program-program prioritas daerah dapat semakin tajam, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING