Disambut Haru dan Bangga! 424 Prajurit Yonif 301 Prabu Kian Santang Pulang Tugas dari Freeport

Ratusan prajurit Yonif 301/Prabu Kian Santang disambut usai menuntaskan tugas pengamanan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia.

Ringkasan Berita:

  • Sebanyak 424 prajurit Yonif 301/Prabu Kian Santang kembali ke Sumedang usai menjalankan tugas di PT Freeport Indonesia.
  • Penyambutan dipimpin langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Markas Yonif 301/PKS Cimalaka.
  • Dony menyebut para prajurit berhasil menjaga nama baik satuan, daerah, dan negara dengan penuh kehormatan.

JatiNetwork.Com – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Markas Yonif 301/Prabu Kian Santang di Citimun, Cimalaka, Sabtu malam (9/5/2026), saat ratusan prajurit kembali ke Sumedang usai menuntaskan tugas negara.

Sebanyak 424 personel Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional (Pam Obvitnas) PT Freeport Indonesia Yonif 301/PKS resmi disambut dalam upacara penyambutan yang dipimpin langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Para prajurit sebelumnya menjalankan tugas pengamanan di kawasan strategis nasional milik negara dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Dalam amanatnya, Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para prajurit menjalankan amanah negara dengan profesionalisme tinggi.

“Saudara-saudara telah membuktikan bahwa prajurit Yonif 301 Prabu Kian Santang mampu menjalankan amanah negara dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang luar biasa,” ujar Dony.

Menurutnya, tugas pengamanan objek vital nasional bukan pekerjaan ringan karena membutuhkan kesiapan fisik dan mental, disiplin tinggi, loyalitas, serta jiwa patriotisme yang kuat.

Dony menegaskan, keberadaan prajurit TNI di kawasan strategis nasional tidak hanya menjaga keamanan objek vital negara, tetapi juga menjaga stabilitas nasional serta mendukung keberlangsungan pembangunan bangsa.

“Kami bangga karena putra-putra terbaik Sumedang mampu menunjukkan kualitas, integritas, dan kehormatan sebagai prajurit sejati,” katanya.

Selain kepada prajurit, Bupati Dony juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar TNI yang dinilai memiliki peran besar di balik keberhasilan penugasan.

Menurutnya, dukungan keluarga menjadi kekuatan penting bagi para prajurit dalam menjalankan tugas negara di medan penugasan.

“Di balik keberhasilan seorang prajurit, ada doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang luar biasa,” ujarnya.

Dony berharap pengalaman selama bertugas menjadi bekal berharga bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, solidaritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia juga mengajak generasi muda menjadikan semangat bela negara, disiplin, loyalitas, dan cinta tanah air yang ditunjukkan para prajurit sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING