JatiNetwork.Com – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wakil Bupati Sumedang, H. M. Fajar Aldila, menggelar pertemuan bersama para pelaku usaha sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Aula Bapenda Sumedang, Kamis (29/5/2025).
Pertemuan ini difokuskan pada langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan pajak MBLB yang selama ini menjadi salah satu potensi besar pendapatan daerah.
“Kami ingin menata kembali sektor tambang di Sumedang, utamanya dari sisi retribusi dan pajak. Potensi ini besar, dan jika dikelola dengan baik akan sangat mendukung pembangunan infrastruktur di daerah,” ujar Wabup Fajar dalam sambutannya.
Fajar menegaskan bahwa optimalisasi pajak MBLB bukan semata mengejar angka, tetapi untuk memastikan agar hasil dari sektor ini bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, beberapa upaya yang akan dilakukan meliputi:
Peningkatan kesadaran wajib pajak melalui edukasi dan sosialisasi,
Pemanfaatan teknologi informasi untuk sistem pembayaran dan pelaporan pajak yang lebih transparan dan mudah,
serta penguatan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan agar berjalan sesuai aturan.
“Kita tidak ingin ada potensi kebocoran. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci,” tegasnya.
Lebih dari itu, Wabup Fajar juga berharap agar para pelaku usaha MBLB dapat memberi dampak sosial yang positif di sekitar wilayah operasional tambang.
“Kami ingin usaha pertambangan ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomis, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkontribusi pada kesejahteraan warga sekitar,” tambahnya.
Fajar menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus mengawal proses optimalisasi ini dengan pendekatan kolaboratif.
“Kami percaya, jika semua pihak berperan aktif dan berjalan seiring, maka target peningkatan PAD dan pembangunan daerah bisa tercapai lebih cepat dan merata,” pungkasnya.

















