Lowongan Penulis
Bagi Anda yang Hoby Menulis, ingin jadi wartawan? Bergabung bersama Kami. Kirim CV Anda ke jatinetworkindonesia@gmail.com

32 Pesantren Ikuti Liga Santri Mini Soccer 2026 di Sumedang

Liga Santri Mini Soccer 2026 diikuti 32 pondok pesantren di Kabupaten Sumedang.
Liga Santri Mini Soccer 2026 di Cimalaka diikuti 32 pesantren sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional di Sumedang.

Ringkasan :

  • Sebanyak 32 pondok pesantren mengikuti Liga Santri Mini Soccer 2026 untuk memperingati Hari Santri Nasional.
  • Kompetisi perdana ini dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Cikandung Soccer Field, Cimalaka.
  • Liga Santri menjadi wadah pengembangan bakat sepak bola, penguatan persaudaraan, dan penanaman sportivitas.

JatiNetwork.Com – Sebanyak 32 pondok pesantren di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengikuti Liga Santri Mini Soccer 2026 yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kompetisi ini menjadi penyelenggaraan perdana yang mempertemukan para santri melalui olahraga sepak bola.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka kompetisi tersebut di Cikandung Soccer Field, Kecamatan Cimalaka, Senin (19/10/2026). Ia mengapresiasi inisiatif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumedang dalam menghadirkan kegiatan yang melibatkan santri secara luas.

Menurut Dony, penyelenggaraan Liga Santri menunjukkan berkembangnya kreativitas organisasi dalam menyediakan kegiatan positif bagi generasi muda di lingkungan pesantren.

Ia menilai olahraga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi, menjaga kebugaran, sekaligus mempererat hubungan antarsantri dari berbagai pondok pesantren.

Karena itu, Liga Santri Mini Soccer tidak semestinya hanya berorientasi pada kemenangan atau perolehan gol. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi, pembentukan karakter, dan pembiasaan hidup sehat.

Dony menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan para santri, baik ketika bertanding maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengembangkan kemampuan olahraga, Bupati juga mengingatkan para santri agar mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren.

Ia berharap ilmu agama dan pengetahuan yang dipelajari dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, antara lain melalui kegiatan mengajar mengaji, membantu sesama, serta menunjukkan akhlak yang baik.

Sekretaris PCNU Sumedang Ayi Subhan Hafas menjelaskan bahwa kompetisi perdana ini diperuntukkan bagi santri berusia 17 tahun dari pondok pesantren di Kabupaten Sumedang.

Menurut Ayi, tujuan utama penyelenggaraan Liga Santri bukan sekadar mencari pemenang, melainkan memperkuat silaturahmi dan persaudaraan di antara peserta dari berbagai pesantren.

Keterlibatan puluhan pesantren membuat kompetisi ini berpotensi menjadi ruang pertemuan bagi santri dengan latar belakang lingkungan pendidikan yang berbeda, tetapi memiliki minat yang sama terhadap sepak bola.

Melalui Liga Santri Mini Soccer 2026, PCNU Sumedang diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan yang mendukung pengembangan bakat, kesehatan, dan karakter santri sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING