JatiNetwork.com – Sudah menjadi rahasia umum bahwa menjelang bulan suci Ramadhan, harga-harga kebutuhan pokok seringkali mengalami kenaikan. Fenomena ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelola keuangan keluarga. Agar niat ibadah tetap fokus dan tidak terganggu oleh urusan dompet yang “kembang-kempis”, JatiNetwork merangkum strategi cerdas mengatur keuangan menyambut Ramadhan 2026.
1. Buat Skala Prioritas: Bedakan Kebutuhan dan Keinginan Menu berbuka yang mewah memang menggoda, namun jangan sampai lapar mata menguras tabungan.
- Tips: Susun daftar belanjaan mingguan. Fokuskan anggaran pada bahan pokok (beras, protein, sayuran) sebelum mengalokasikan uang untuk takjil atau makanan tambahan yang bersifat sekunder.
2. Belanja Lebih Awal (Stok Bahan Kering) Hukum pasar berlaku: semakin dekat hari H, harga cenderung naik.
- Tips: Mulailah mencicil pembelian bahan makanan yang tahan lama seperti minyak goreng, gula, tepung, atau bumbu dapur dari sekarang. Ini sangat membantu menghindari lonjakan harga mendadak saat memasuki minggu pertama puasa.
3. Manfaatkan Promo dan Diskon Lokal Pantau terus supermarket atau pasar tradisional di wilayah Sumedang. Biasanya banyak promo menyambut Ramadhan.
- Tips: Jangan malu menggunakan kupon atau belanja saat jam diskon. Setiap rupiah yang dihemat bisa dialokasikan untuk dana darurat atau sedekah.
4. Bijak dalam Berbuka di Luar (Bukber) Tradisi buka bersama (Bukber) memang bagus untuk silaturahmi, tapi bisa menjadi “lubang hitam” pengeluaran.
- Tips: Batasi jadwal Bukber. Fokuskan kebersamaan di rumah bersama keluarga inti yang jauh lebih hemat dan lebih bermakna secara spiritual.
5. Siapkan Dana Sedekah Secara Terpisah Ramadhan adalah bulan berbagi. Agar tidak mengganggu uang dapur, siapkan dana khusus untuk infaq dan zakat sejak dini.
- Tips: Sisihkan sedikit demi sedikit dari sekarang. Memberi dengan terencana akan terasa lebih ringan dan berkah.
JatiNetwork: Dompet Aman, Ibadah Tenang Mengelola keuangan bukan berarti menjadi pelit, melainkan menjadi bijak. Dengan manajemen yang baik, Akang Teteh dan keluarga bisa menjalani Ramadhan 2026 dengan lebih tenang dan penuh kekhusyukan tanpa perlu pusing memikirkan tagihan yang membengkak.***(GM_AI)











