Jadi Role Model Digital, Pemkab Kuningan Boyong Diskominfo ke Sumedang Demi Replikasi Aplikasi Pelayanan Publik

Studi banding Diskominfo Kuningan ke Command Center Sumedang terkait replikasi aplikasi
Kepala Diskominfosanditik Sumedang Sonson M. Nur Ikhsan saat memaparkan sistem integrasi data kepada jajaran Diskominfo Kuningan di Command Center PPS Sumedang.

Ringkasan Berita

  • Pemkab Kuningan mengunjungi Sumedang untuk mempelajari ekosistem aplikasi terintegrasi yang sukses mempermudah tata kelola pemerintahan dan layanan publik.
  • Kepala Diskominfosanditik Sumedang, Sonson M. Nur Ikhsan, menekankan pentingnya kolaborasi antar-daerah agar transformasi digital tidak perlu dimulai dari nol.
  • Inovasi yang dilirik meliputi pengelolaan data kesehatan dan pengawasan real-time Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di Sumedang.

JatiNetwork.Com – – Kabupaten Sumedang kembali membuktikan diri sebagai “kiblat” transformasi digital di Jawa Barat. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan memboyong timnya untuk melakukan studi banding terkait pengembangan sistem aplikasi terintegrasi layanan publik ke Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (2/2/2026).

Rombongan yang dipimpin Kepala Diskominfo Kuningan, Ucu Suryana, diterima langsung oleh Kepala Diskominfosanditik Sumedang, Sonson Muhamad Nur Ikhsan di Command Center Sumedang. Fokus utamanya jelas: melakukan replikasi inovasi digital Sumedang agar bisa diadaptasi di Kuningan.

Sonson menyatakan bahwa Sumedang sangat terbuka untuk berbagi “resep” sukses digitalisasi. Salah satu yang dipamerkan adalah integrasi data kesehatan dan sistem pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Integrasi data ini jadi kunci. Contohnya di program MBG, kita bisa kontrol di lapangan secara real-time. Kami sangat siap mendampingi Kuningan agar penguatan layanan publik bisa lebih cepat dan tidak harus mulai dari nol,” ujar Sonson.

Menurut Sonson, kolaborasi antar-daerah seperti ini adalah katalisator penting bagi kemajuan Jawa Barat. Inovasi yang sudah terbukti efektif di satu wilayah, selayaknya bisa direplikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal wilayah lain.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah diteken kedua daerah hingga Agustus 2026. Lewat sistem digital yang sudah matang ini, Sumedang kini mampu memantau sebaran sekolah, jumlah siswa penerima manfaat, hingga performa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara akuntabel.

Diharapkan, sinergi ini tidak hanya mempererat hubungan antara Sumedang dan Kuningan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi di seluruh pelosok Jawa Barat.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING