Ringkasan Berita
- Pemkab Sumedang melakukan koordinasi dengan BPS di Karapyak untuk membedah data indikator makro sebagai evaluasi awal pembangunan daerah.
- Sekda Tuti Ruswati menekankan pentingnya data valid seperti IPM, angka kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi guna menyusun program kerja tahun 2027.
- BPS Sumedang siap mendukung penyediaan data akurat dan meminta dukungan Pemkab untuk kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 yang sedang berjalan.
JatiNetwork.Com – Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai tancap gas menyiapkan rencana pembangunan untuk tahun 2027. Langkah awal ini dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang di Kantor BPS, Karapyak, Senin (9/2/2026).
Rakor ini dipimpin langsung oleh Sekda Sumedang, Tuti Ruswati, didampingi Kepala Bapperida Sajidin. Kedatangan jajaran Pemkab ini bertujuan untuk mensinkronkan data indikator makro daerah yang menjadi barometer kesejahteraan masyarakat secara objektif.
“Sekarang sudah masuk Februari 2026, jadi perencanaan tahun 2027 harus diawali evaluasi indikator makro. Biar nanti program yang dirancang lebih terarah dan berbasis data kesejahteraan masyarakat,” ujar Sekda Tuti.
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, hingga angka kemiskinan. Menurut Tuti, memahami data ini sangat penting agar arah pembangunan Sumedang tetap berada di jalur yang benar untuk memajukan warga.
Di sisi lain, Kepala BPS Sumedang, Sudiyanto, menyambut hangat sinergi ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menyuplai data berkualitas demi mendukung kemajuan Sumedang.
“Koordinasi ini penting agar kita saling menguatkan. BPS siap mendukung pemerintah dengan data akurat,” kata Sudiyanto.
Selain membahas evaluasi, Sudiyanto juga membocorkan agenda besar BPS di tahun 2026 ini, yakni pelaksanaan Sensus Ekonomi. Saat ini, pihaknya juga tengah menggeber Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) serta Survei Literasi dan Inklusi Keuangan untuk mengukur kondisi riil di lapangan.***











