DPRD Sumedang Siap Kawal Aspirasi Warga Terdampak Waduk Jatigede: “Kami Tidak Akan Diam”

Perwakilan Forum Komunikasi Orang Terdampak (FKOTD) Waduk Jatigede menyampaikan aspirasi mereka dalam audiensi di Gedung DPRD Sumedang, Kamis (25/9/2025)./JNC

JatiNetwork.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang menerima audiensi dari Forum Komunikasi Orang Terdampak (FKOTD) Waduk Jatigede, Kamis (25/9/2025). Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari surat permohonan FKOTD yang menyoroti berbagai persoalan yang hingga kini masih membayangi kehidupan warga terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Aspirasi yang Tak Pernah Padam

Dalam audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD Sumedang, perwakilan FKOTD menyampaikan sejumlah persoalan utama yang belum tuntas selama lebih dari satu dekade, antara lain:

Ganti rugi lahan dan rumah dari mekanisme tahun anggaran 1982–1986 yang belum terselesaikan.

Kompensasi relokasi yang dinilai belum menyeluruh, baik dari sisi tempat tinggal maupun fasilitas sosial.

Status hukum lahan pengganti yang masih belum jelas hingga hari ini.

“Kami hanya ingin keadilan dan kepastian hukum. Kami sudah terlalu lama menunggu,” ujar salah satu perwakilan FKOTD dengan nada tegas.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata, bukan hanya janji, untuk memberikan kepastian dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat terdampak.

DPRD Siap Mengawal Hingga Pusat

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang H. Sidik Jafar, S.E. menyatakan komitmennya untuk mengawal dan memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

“DPRD Sumedang akan menyampaikan aspirasi masyarakat yang terdampak langsung pembangunan strategis nasional seperti Waduk Jatigede. Kami akan terus mengawal proses ini melalui koordinasi dengan Kementerian PUPR, ATR/BPN, Bappenas, hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar solusi segera ditemukan,” tegas Sidik Jafar.

Ia menambahkan pentingnya membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif antara pemerintah dan masyarakat.

“Masalah ini sudah berlangsung lama. Jangan biarkan warga kehilangan harapan. Kami tidak akan diam,” ujarnya menegaskan.

Harapan Menuju Solusi Nyata

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian konkret atas persoalan klasik Waduk Jatigede. Masyarakat menanti keseriusan semua pihak untuk mewujudkan keadilan bagi warga terdampak.

Waduk Jatigede sendiri merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk penyediaan air baku, irigasi pertanian, pembangkit listrik, dan pengendalian banjir. Namun di balik manfaat besar itu, masih tersisa kisah panjang perjuangan warga yang menanti kepastian atas hak-hak mereka.***