Bupati Dony Jadi Mentor di LAN RI, Dorong Transformasi Birokrasi dan Layanan Investasi Sumedang

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat menjadi mentor dalam Seminar Implementasi PKN Tingkat I di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta.

JatiNetwork.Com [JNC] – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menjadi mentor dalam Seminar Implementasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I yang digelar oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Pejompongan, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Kehadiran Bupati Dony sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung terhadap aksi perubahan yang diusung Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Suswati.

Partisipasi Bupati Dony sebagai mentor dalam forum nasional tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan birokrasi serta mendorong transformasi tata kelola pemerintahan yang berbasis kinerja dan inovasi.

Seminar diawali dengan pemaparan Sekda Sumedang Hj. Tuti Suswati yang menyampaikan aksi perubahan bertajuk Smart Investment Experience (SIX). Ia menjelaskan bahwa SIX merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya, SIPIPI, yang masih bersifat satu arah dan belum interaktif.

“Melalui SIX, investor dapat berkomunikasi langsung melalui satu platform tanpa harus bertemu secara fisik. Ini bertujuan menghindari praktik yang tidak diharapkan sekaligus mempercepat layanan investasi,” jelas Tuti.

Ia memaparkan, SIX menawarkan sejumlah manfaat strategis, di antaranya akses informasi lahan dan legalitas yang terintegrasi dengan Gistaru, dukungan peningkatan investasi daerah, pendampingan investor oleh tim inti, hingga penguatan branding investasi melalui katalog potensi, media visual, dan souvenir resmi daerah.

Menurutnya, inovasi tersebut telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan memiliki potensi besar untuk direplikasi secara nasional sebagai model pelayanan investasi daerah.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa SIX merupakan langkah besar dalam reformasi birokrasi, khususnya pada sektor pelayanan investasi di Kabupaten Sumedang.

“Dengan SIX, seluruh data investasi terintegrasi dalam satu portal. Investor mendapatkan pengalaman yang utuh, mulai dari pengajuan, perizinan, hingga pendampingan,” ujar Dony.

Ia menyebutkan, implementasi SIX mulai menunjukkan dampak nyata terhadap pertumbuhan investasi daerah. Nilai investasi di Sumedang tercatat telah mencapai Rp4,5 triliun dan diproyeksikan menembus Rp6 triliun dalam waktu dekat. Sejumlah investor besar pun mulai melakukan ekspansi, termasuk Garuda Food.

“Kami optimistis SIX dapat menjadi model nasional dan direplikasi oleh daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, tim evaluator nasional PKN, termasuk Andi Taufik, memberikan apresiasi atas inovasi SIX. Namun demikian, evaluator juga memberikan masukan agar platform investasi tersebut mengadopsi prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dengan memperhatikan keseimbangan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Evaluator mengingatkan bahwa inovasi pelayanan tidak hanya berfokus pada aspek digital dan teknis, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan serta harmoni sosial di daerah.

Menjelang akhir sesi, mentor memberikan pertanyaan reflektif terkait alasan lahirnya inovasi tersebut. Dengan lugas, Sekda Sumedang Hj. Tuti Suswati menyampaikan bahwa SIX hadir dari kebutuhan nyata untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan investasi yang sudah berjalan sebelumnya.***