JatiNetwork.Com [JNC] – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Instruksi itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi Forkopimda yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (18/11/2025).
Dony menyebut kehadiran KDMP harus menjadi ruang pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan warga dan memperkuat distribusi produk lokal. Ia menekankan koperasi ini harus mendorong kemandirian desa secara nyata.
“Kita tidak boleh berjalan lambat. Koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya di hadapan para camat. Ia meminta proses pendataan anggota dan penguatan kelembagaan dilakukan lebih cepat dan akurat.
Para camat juga diminta berkoordinasi aktif dengan kepala desa, dinas terkait, dan pendamping desa untuk menghindari hambatan administratif maupun teknis. Ia menyatakan pemerintah kabupaten siap memberikan pendampingan penuh.
Menurut Bupati, dukungan pemerintah mencakup fasilitasi kebutuhan operasional awal agar koperasi dapat segera berfungsi. Hal ini penting agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat desa.
Selain itu, ia menargetkan setiap kecamatan segera menyelesaikan tahapan pembentukan koperasi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Ia menilai percepatan ini krusial untuk menggerakkan ekonomi desa lebih cepat.
“Kita ingin koperasi ini aktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga sesegera mungkin,” tambahnya. Instruksi ini mendapat respons positif dari para camat.
Para camat yang hadir menyatakan kesiapannya mempercepat penyusunan rencana kerja di masing-masing wilayah. Mereka menilai KDMP akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi desa sekaligus membuka akses distribusi produk lokal lebih luas. Pemerintah optimistis KDMP menjadi fondasi ekonomi baru bagi warga.
Dengan dorongan kuat dari pemerintah kabupaten, KDMP dipandang mampu membawa perubahan signifikan sekaligus memacu kemandirian ekonomi masyarakat desa di seluruh Sumedang. [***]

















