Wali Kota Banda Aceh Ikut Ngaji di Gedung Negara

JatiNetwork.Com -Wali Kota Banda Aceh Provinsi Aceh Illiza Sa’asuddin Djamal berkesempatan mengikuti Pengajian Rutin Malam Jumat di Gedung Negara dalam kunjungannya ke Kabupaten Sumedang, Kamis Malam (12/6).

Pengajian yang diikuti oleh ASN Pemda Kabupaten Sumedang tersebut diisi dengan taushiah oleh Ustadz Mumtaz Nurfaqih dan dihadiri pula oleh Bupati Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M Fajar Aldila dan Sekretaris Daerah Tuti Ruswati.

Bupati Dony Ahmad Munir menyebutkan, kunjungan kerja Wali Kota Banda Aceh dalam rangka studi tiru e-Goverment sekaligus merekatkan ikatan tali kekeluargaan antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Sumedang.

“Bu Wali Kota merupakan guru dan sahabat sama-sama di DPR RI. (Beliau) pernah jadi Wali Kota Banda Aceh dan sekarang terpilih lagi,” ucapnya.

Menurutnya, Wali Kota Banda Aceh merupakan seorang perempuan yang luar biasa.

“Ketika masih ada isu tentang gender, (ketika) perempuan tidak boleh memimpin di sebagian orang. Ternyata di Serambi Mekah Bunda Illiza terpilih menjadi Wali Kota Banda Aceh. Berarti ini seorang yang luar biasa,” ucap Bupati Dony.

Bupati Dony menjelaskan di hadapan Wali Kota Banda Aceh bahwa Pemda Kabupaten Sumedang setiap Malam Jumat Pertama tiap bulan rutin menggelar pengajian ASN.

“Jadwalnya di malam Jumat Ahad pertama  Pesertanya Eselon 2 dan 3. Ada pengajian hadoroh dan baca Yasin, Marhaba dan tausiyah. Dan di kita juga tiap bulan ada taklim aparatur. Ada juga Pesantren Kilat ASN,” ucap Dony.

Bupati Dony mengatakan, pengajian rutin ASN sebagai oase, berhenti sejenak untuk merenungkan diri.

“Mari muhasabah bertanya kepada diri kita. Sudah seberapa dekatkah pada diri kita kepada Allah, (sudah berapa) tambahan ilmu agama dan seberapa ikhlas melayani masyarakat. Jadi kita merenungkan akan arti kehidupan kita ini,” ucapnya.

Ia mengingatkan kepada ASN yang hadir agar dalam menjalankan tugas selalu diniatkan untuk ibadah.

“Niat kita apapun ibadah kepada Allah. Setiap hari kita sibuk membuat laporan tetapi lupa akan Tuhan. Untuk itulah malam ini harus menjadi oase bagi kita untuk merenungkan arti kehidupan kita dan arti pekerjaan kita sehingga dampaknya akan terus meningkatkan iman dan taqwa pada Allah,” ujarnya.

Menurutnya, kalau manusia sudah bertaqwa, maka bisa menjaga intregritas, akan bekerja dengan baik karena merupakan amanah.

“Jadi setiap warga yang datang, dia adalah amanah kita. Harus dilayani dengan baik. Siapa pun yang datang ke tempat kerja, dia adalah amanah. Saya mengharapkan kegiatan ini dijiwai, dihayati dan meminta jujur dalam bekerja, tulus ikhlas dalam melayani,” tandasnya.

Terakhir Bupati mengingatkan kepada para ASN agar bekerja dengan hati. “Birokrasi yang bersih diawali dari pikiran yang bersih dan hati yang bersih. Pengajian ini mudah-mudahan menjernihkan, membersihkan pikiran, hati, perkataan, tindakan kita dan karakter. Malam ini kita dicas untuk kembali membulatkan niat dan tekad kepada diri kita. Pikiran harus bersih, hati bersih, perkataan harus jujur dan tindakan positif,” pungkasnya