Lowongan Penulis
Bagi Anda yang Hoby Menulis, ingin jadi wartawan? Bergabung bersama Kami. Kirim CV Anda ke jatinetworkindonesia@gmail.com

Bupati Dony Tinjau Longsor TPT Jalan Sumedang-Bandung, Perbaikan Permanen Dijadwalkan Januari 2027

Bupati Dony meninjau penanganan longsor TPT Jalan Sumedang–Bandung di Pamulihan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau penanganan sementara longsor TPT di ruas Jalan Sumedang–Bandung, Desa Ciptasari, Pamulihan.

Ringkasan :

  • Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau penanganan longsor pada Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan.
  • BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat melakukan penanganan sementara untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah longsor susulan.
  • Perbaikan permanen TPT tersebut direncanakan berlangsung pada Januari 2027.

JatiNetwork.Com – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau penanganan longsor pada Tembok Penahan Tanah (TPT) di ruas Jalan Sumedang–Bandung, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan. Perbaikan sementara dilakukan untuk menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus mengurangi risiko longsor susulan.

Berdasarkan keterangan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2026, penanganan lokasi tersebut dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Dony menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas dalam menangani titik longsor. Menurutnya, langkah darurat diperlukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sebelum pembangunan permanen dilaksanakan.

Bupati mengatakan perbaikan permanen TPT direncanakan pada Januari 2027. Sementara itu, penanganan sementara difokuskan pada penguatan struktur tanah dan pengendalian potensi pergerakan tanah di sekitar lokasi.

Sejumlah pekerjaan darurat dilakukan, antara lain pemasangan kantung pasir, rucuk bambu, penggantian terpal penutup, serta perbaikan sistem talang air. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu memperkuat area terdampak dan mengurangi risiko longsoran susulan.

Penanganan sementara menjadi penting karena ruas Jalan Sumedang–Bandung merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Kondisi tebing dan struktur penahan tanah di sekitar jalan perlu terus dipantau agar potensi bahaya dapat diketahui sedini mungkin.

Pemerintah Kabupaten Sumedang juga menyampaikan bahwa petugas akan disiagakan di titik rawan tersebut. Dua orang direncanakan berjaga untuk memantau kondisi lokasi selama masa penanganan sementara.

Pemantauan berkala diperlukan untuk melihat kemungkinan perubahan kondisi tanah, terutama ketika hujan meningkatkan risiko pergerakan tanah di area lereng. Jika ditemukan tanda-tanda longsor baru, langkah pengamanan dapat segera dipertimbangkan oleh pihak terkait.

Meski penanganan darurat telah dilakukan, pembangunan permanen tetap menjadi tahapan penting untuk memperbaiki struktur TPT secara lebih menyeluruh. Pelaksanaannya dijadwalkan pada Januari 2027 sesuai keterangan Bupati Sumedang.

Masyarakat yang melintasi ruas jalan tersebut diimbau tetap memperhatikan rambu dan arahan petugas di sekitar lokasi penanganan. Pengguna jalan juga perlu berhati-hati ketika melintasi kawasan yang berdekatan dengan lereng atau tebing rawan longsor.

Koordinasi antara pemerintah daerah, BBPJN, dan petugas lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan lalu lintas sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan teknis.

Penanganan longsor di Desa Ciptasari ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur jalan tidak hanya membutuhkan perbaikan setelah kerusakan terjadi, tetapi juga pemantauan dan pemeliharaan untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat.***

📡
🎙️
ON AIR
🔊
Radio Jati Network ● LIVE STREAMING