Tudingan Jubir PSI Tentang Kaos Anies Presiden Indonesia, Dibantah Oleh PMI dan Ini Pengakuan Warga Tanah Merah Jakarta

Polemik Kaos Anies Presiden Indonesia

Kaos Anies Presiden Indonesia 1
Foto Collage Kaos Anies Presiden Indonesia, antara pemudik, Anies, dan Warga tanah Merah. (Hasil olahan/Rauf)

JatiNetwork.Com – Juru Bicara PSI atau Partai Solidaritas Indonesia, Sigit Widodo menyampaikan Tudingan bahwa Pemudik menggunakan Kaos Anies Presiden Indonesia, dengan sumber dana APBD DKI jakarta sebesar Rp 13,7 Miliar.

Krtikan Sigit Widodo ini berdasarkan pada berita dan video yang beredar, dimana Anies Baswedan dengan mengenakan seragam Gubernur.

“Apakah Pak @aniesbaswedan tahu soal kaos ini?,” kata Sigit Widodo melalui akun @sigitwid 27 April 2022.

“Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta sebesar Rp 13,7 miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri,” tambahnya.

Cuitan ini kemudian menjadi viral dan menghebohkan. Lalu, hari berikutnya Sigit Widodo melalui cuitannya juga menulis demikian:

“Sekarang malah beredar video Pak @aniesbaswedan membagi-bagikan kaosnya kepada para pemudik dengan menggunakan baju seragam gubernur,” kata Sigit Widodo (28 April 2022).

“Itu kegiatan Pemprov @DKIJakarta yang menggunakan uang rakyat Rp 13,7 miliar dana APBD. Mungkin Pak Anies atau relawannya bisa klarifikasi?,” tambahnya.

Baca Juga:  Kasus Pelumuran Kotoran Manusia Kepada Penista Agama Memasuki Babak Baru, Irjen Napoleon Bonaparte Jalani Sidang Perdana

Tudingan Jubir PSI ini, sontak mendapat perlawanan dengan klarifikasi dari PMI Jakarta.

Menurut pihak PMI Jakarta dalam keterangannya, bahwa yang dibagikan Anies Baswedan bukanlah kaos bergambar Anies dan tulisan Anies Presiden Indonesia, namun berisi perlengkapan kesehatan seperti Hansanitizer, tissue dan masker.

Atas dasar ini, PMI Jakarta meminta Sigit Widodo untuk menyampaikan permintaan maaf.

“Pak Sigit, paket yang dibagikan itu adalah paket kesehatan dari @PMI_DKI_Jakarta @pmijaktim dan @ifrc. Sebagai pengurus PMI DKI Jakarta saya tunggu permintaan maaf Bapak secara resmi. Terima kasih,” kata akun Angger (@AndiAngger, 28 April 2022.

Lalu siapa sebenarnya yang membagikan Kaos bergambar Anies Presiden Indonesia?

Pengakuan muncul dari Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB), dalam bentuk video singkat yang diunggah melalui media sosial Twitter.

“Kawan kawan Tanah Merah mengklarifikasi terkait video yang dibiralkan Jubir @psi_id yang menuduh Pak Anies membagikan kaos. Dan ini kawan-kawan Tanah Merah yang membagikan kaos ke pemudik, dan sekali lagi ini inisiatif kawan-kawan Tanah Merah,” ungkap akun @fktmb, 29 April 2022.

Baca Juga:  Perampokan Bank BJB Cilandak Jakarta, Digagalkan Security Sempat Ditembak

Tampak dalam video tersebut, juru bicara FKTMB, Ronald menyampaikan bahwa merekalah yang membuat dan membagikan kaos tersebut.

“Kaos Anies Capres Kami yang membagikan. Jumlahnya hanya 50, dibuat oleh Kami sendiri, dari warga Tanah Merah,” katanya.

Mereka mengaku bahwa apa yang dilakukannya tanpa komunikasi dengan Anies Baswedan maupun dengan pemprov DKI Jakarta.

Murni inisiatif mereka, yang menginginkan Anies Baswedan menjadi Presiden Indonesia.

Warga Tanah Merah, kata Ronald, memberikan apresiasi kepada Anies yang telah menunjukan bukti-bukti atas apa yang dijanjikan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hal inilah yang membuat warga Tanah Merah mendorong Anies jadi Presiden dan membuat serta membagikan Kaos Anies Presiden Indonesia.

“Kami suka pemimpin yang menepati janji dan amanah seperti Pak Anies. Karenanya kami mendorong Pak Anies menjadi Presiden,” katanya tegas.

Baca Juga:  Dea OnlyFans Ditangkap Polisi Terkait Pornografi, Begini Cara Kerja Situs Dewasa Yang Digunakan Dea Gresaidss

Bahkan Ronald menyebut dengan atau tanpa izin, mereka akan tetap mengkampanyekan Anies sebagai Presiden Indonesia.

Sekali lagi Ronald menyebut bahwa Anies tidak tahu apa yang dilakukan oleh warga Tanah Merah. Mereka tidak komunikasi, dan mengaku bukan sebagai bawahan Anies Baswedan.

“Ini (murni) inisiatif Kami, bukan utusan dari pak Anies,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Posko FKTMB berada di Jalan Sengon Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. ***