Terungkap, Ini Penyebab Ade Armando Babak Belur! Hati-hati untuk Denny Siregar dan Abu Janda

Ade Armando Lagi

JatiNetwork.Com – Akhirnya terungkap fakta penyebab Ade Armando babak belur, dihajar massa aksi demo yang terjadi pada 11 April 2022 di depan gedung DPR RI.

Sebelum kejadian yang membuat demo BEM SI 11 April 2022 menjadi Chaos, sehingga polisi kemudian menyemburkan gas air mata untuk membubarkan massa yang berjumlah ribuan orang.

Ternyata Ade Armando, sempat ribut dengan Emak-emak. Berdasarkan video yang diterima redaksi, tampak Ade Armandi diteriaki Emak-emak dengan sebutan Buzzer. Apa pula terdengar suara, “penghianat”.

“Buzzer, buzzer, bulan puasa, munafik, penghianat, penjilat,” teriak seorang emak-emak meneriaki Ade Armando.

Ade juga sempat membalas dengan kosa kata yang tidak bersahabat. Ade Armando sempat diingatkan oleh massa lain, namun demikian Ade Armando rupanya sudah terpancing emosi.

Namun demikian, keributan ini juga bukan hanya dipicu kejadian sesaat.

Kicauan-kicauan Ade Armando, yang telah membuat banyak orang memusuhinya. Bahkan sebelum Ade Armando datang ke lokasi, seolah Dia menyangsikan aksi Demo yang di gagas BEM SI 11 April 2022.

Baca Juga:  Ade Armando Alami Pendarahan di Otak, Polisi Umumkan 6 Tersangka Pengeroyokan

Berikut Cuitan Ade Armando yang dinilai telah menimbulkan kebencian bagi masa pendemo dan umat Islam.

  1. “Apa tidak sebaiknya kita stop naik haji dan umroh, dan uangnya kita gunakan untuk membangun kesejahteraan rakyat?…”
  2. “Kongres Umat Islam sengaja tidak mengundang wakil Syiah dengan alasan ‘Syiah sesat!’ Beginilah kalau kaum dodol merasa berkuasa!
  3. Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatNya dibaca dg gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop,…
  4. Berita online yang berjudul, Ade Armando: Umat Islam Terbelakang karena Pikirannya Cuma Selangkangan.
  5. BEM (YANG KONON) SELURUH INDONESIA AKAN GELAR DEMO TURUNKAN JOKOWI, 11 APRIL APA NGGAK HAUS YA? NGGAK LAPER YA? ATAU MEMANG NGGAK PUASA?

Selain hal tersebut, terungkap pula bahwa Ade Armando adalah orang dengan status tersangka sejak 4 September 2017. Ancaman hukumannya selama 5 tahun penjara. Namun hingga kini, tidak pernah ada proses dari Kepolisian Republik Indonesia.

Disampaikan @ekowboy2 bahwa Tidak ada yang mengundang Ade Armand dan sebagai Buzzerp serta tersangka penistaan agama dia sadar betul sedang setor nyawa.

Baca Juga:  Backup Pengamanan Demo BEM SI 11 April di Jakarta, Polres Sumedang Siagakan 263 Personil

“114 ternyata bukan hanya aksi parlemen jalanan tapi juga pengadilan jalan. Pelajaran buat penegak hukum berlaku adil!!!”, ungkapnya.

Provokasi juga datang dari sahabatnya, Denny Siregar. Densi, demikian biasa dipanggil menyebut jika Jakarta santai2 aja. yang ribut cuman di media sosial.

“Demonya juga, yang besar cuman hoaxnya doang. Aparat rugi kerahkan personel begitu besar,” jelas Denny Siregar melalui akun @Dennysiregar7 pada pukul 14:05.

Tentu Cuitan ini menanggapi aksi demo BEM SI 11 April 2022, yang dinilai Denny sebagai hoax.

Kemarahan rakyat atas konsekwensi ketidakpercayaan kepada aparat, disampaikan Pandji Pragiwaksono. Empat baris yang di cuitkan Pandji dalam akun twitternya @pandji. “Gapapa dianiaya walau cuma joke”. “Gapapa dianiayan kalau pernah nyebar hoax”. “Gapa dianiaya kalau dia pendukung klub lawan”. “Gapapa dianiaya kalau dia maling”. “Inilah konsekwensi dari rakyat yang udah ga percaya aparat, mrk memutuskan untuk ambil tindakan sendiri,” kata pandji.

Baca Juga:  Pengacara Ungkap Kabar Ade Armando Terkini, Semakin Parah

Padahal Panjdi sebelumnya menyebut bahwa tindakan yang melakukan pengeroyokan adalah biadab.

Indoenesia Police Watch (IPW) menyebutkan bahwa kerusuhan saat demo BEMI 11 April 2022, dipicu setelah kehadiran Ade Armando di lokasi Demo.

Sosok Effendi melalui akun @mihrabku sudah memberi peringatan kepada Sosok Ade Armandi. Peringatan disampaikan Effendi sejak 7 November 2021.

Bahkan twitt yang barunya, dia juga mengingatkan untuk Abu Janda dan Denny Siregar. “Harus jadi pelajaran buat kalian. Kalian bisa saja mengalami lebih tragis. Makanya jangan suka sebar hoaks dan fitnah.” katanya.***