Sinergi DPD PAN dan DPC PKB Sumedang: Membangun Poros Baru dalam Politik Sumedang

Turunkan Angka Kemiskinan Pemda Sumedang Kolaborasi dengan BRAC Internasional 5

Peta politik Sumedang mengalami perubahan signifikan dengan resminya kerjasama antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tanggal 27 April 2024. Kerjasama ini diresmikan di Shareloc Cafe, Jalan Raden Suyud, Sumedang.

Dengan bergabungnya PAN dan PKB, terbentuklah sebuah poros baru dalam persiapan Pilkada Sumedang 2024, menjadikan gabungan partai ini sebagai yang pertama dalam kontestasi tersebut.

Ketua DPD PAN Sumedang, Bagus Noorrochmat, mengungkapkan bahwa gabungan dua partai ini sudah cukup kuat untuk mengusung satu paket calon bupati dan calon wakil bupati. “Kami ingin mengulang kesuksesan Pilkada 2018, dan dengan bergabungnya PAN dan PKB, kemenangan sudah menjadi target yang harus tercapai,” ujarnya.

Bagus menegaskan bahwa dalam koalisi ini, belum ada pembicaraan konkret mengenai siapa yang akan diusung sebagai calon bupati atau calon wakil bupati pada Pilkada 2024. “Yang terpenting saat ini adalah kerjasama, sementara pembicaraan mengenai calon masih akan dilakukan di waktu yang tepat,” tambahnya dengan senyum mengingatkan bahwa nomor urut 1 adalah PKB dan nomor urut 12 adalah PAN.

Harapannya, dengan kerjasama ini, DPP (Dewan Pimpinan Pusat) dapat melihat keseriusan PAN dan PKB Sumedang dalam melangkah maju dalam Pilkada Sumedang 2024. “Kami yakin, dengan bergabungnya PAN dan PKB, akan ada partai lain yang turut bergabung,” pungkas Bagus tanpa merinci partai mana yang dimaksud.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Sumedang, Didi Suhrowardi, menyambut baik kerjasama ini sebagai awal yang baik. “Alhamdulillah, atas kesadaran dan kesungguhan, serta kesamaan visi dan misi, kerjasama ini menjadi sebuah kendaraan yang kokoh bagi perjalanan politik kami,” ungkap Didi.

Menurut Didi, kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua partai serta bagi Sumedang secara keseluruhan. Dia juga menekankan pentingnya menyusun visi dan misi yang solid untuk ditawarkan kepada calon bupati dan wakilnya.

Dengan demikian, PAN dan PKB bersama-sama akan menjadi kekuatan yang dapat memecah dua kutub yang ada saat ini. Kedua partai ini sudah siap untuk mengusung pasangan calon, namun tetap terbuka bagi partai lain yang ingin bergabung dalam koalisi. Namun, hal ini harus disetujui oleh kedua partai utama.

Hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 menunjukkan bahwa PAN berhasil memperoleh 4 kursi, sedangkan PKB memperoleh 6 kursi, sehingga total 10 kursi di DPRD Sumedang. Jumlah ini dianggap cukup untuk mengusung calon bupati dan calon wakil bupati Sumedang.***