Sekda Pimpin Rapat Desk Pemutakhiran Data untuk Optimalkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Sumedang

Sekda Pimpin Rapat Desk Pemutakhiran Data untuk Optimalkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Sumedang

JatiNetwork.Com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus berupaya mengoptimalkan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui kegiatan Desk Pemutakhiran Data, yang dilaksanakan pada Senin, 1 Juli 2024. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Sumedang, bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda).

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menyatakan bahwa rapat ini adalah tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang membahas kolaborasi penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2024. Tujuan utama rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam pemutakhiran data kemiskinan.

“Rapat ini merupakan desk pemutakhiran data untuk intervensi rumah tangga miskin ekstrem, karena pada bulan Desember 2024 kita memiliki target nol persen kemiskinan ekstrem,” ungkap Tuti.

Baca Juga:  Membangun Sumedang Bersama: Optimalkan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah melalui Perbup Baru

Selama memimpin rapat, Tuti menjelaskan bahwa setiap kecamatan, bersama dengan petugas penghubung (liaison officer/LO), harus memberikan data rumah tangga sesuai dengan data administrasi kependudukan, BPJS, pendapatan, serta data perlindungan sosial lainnya untuk didiskusikan dan dievaluasi.

“Desk data akhir ini bertujuan untuk memastikan pemberian voucher kepada rumah tangga miskin ekstrem pada bulan Juli 2024. Ini harus segera dilakukan demi kesejahteraan masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Sumedang,” tambahnya.

Tuti juga menekankan pentingnya memilah data yang produktif dan non-produktif dari rumah tangga miskin ekstrem.

Baca Juga:  Sukses Pengembangan Integrated Farming di Sumedang: Evaluasi Pj Sekda Tuti Ruswati dan Harapan Masa Depan

“Kami memisahkan data rumah tangga miskin ekstrem yang produktif dan non-produktif sehingga kami dapat mulai menjalankan pemberian voucher dan bantuan lainnya agar dapat segera diberikan pada bulan Juli ini,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berharap dapat mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem dan mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024.