Rapat Kerja Baznas 2022, Bupati: Baznas Harus Jadi Solusi Mengatasi Kemiskinan

Rapat Kerja Baznas 2022
Rapat Kerja Baznas Kabupaten Sumedang tahun 2022, Tampak dalam gambar Ketua Baznas kabuaten Sumedang Ayi Subhan Hafas, SH sedang memberikan sambutan.

JatiNetwork.Com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang selenggarakan Rapat Kerja Tahun 2022.

Dalam rapat tersebut, Bupati meminta Baznas harus menjadi bagian dari solusi, untuk mengatasi masalah yang ada di masyarkat, seperti Kemiskinan.

Rapat kerja merupakan sebuah keharusan organisasi untuk merumuskan langkah langkah dan menetapkan rencana kerja untuk satu tahun berjalan.

Demikian Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat membuka kegiatan Rapat Kerja Baznas Kabupaten Sumedang Tahun 2022 yang dilaksanakan di Hotel Kencana, Selasa 1 Maret 2022.

“Evaluasi apa yang menjadi kekurangan di tahun kemarin agar diperbaiki. Apa yang belum tercapai agar terus diikhtiarkan dan apa yang menjadi kelebihan agar ditingkatkan serta dipertahankan,” ungkapnya.

Bupati Dony juga mengatakan, kebijakan Pemkab Sumedang harus menjadi sambung program bagi Baznas khususnya dalam penanganan dan pengentasan kemiskinan.

Baca Juga:  Perkembangan Covid di Sumedang Per 9 Maret 2022, sebanyak 443 orang masih dalam Perawatan

“Pemerintah merupakan instrumen negara untuk mensejahtetakan rakyat. Sebuah daerah dikatakan sejahtera, apabila IPM-nya tinggi,” ucapnya.

Bupati juga mengapresiasi kinerja Baznas Sumedang yang telah menorehkan berbagai prestasi, baik prestasi dari tingkat nasional maupun provinsi.

“Semoga keberadaan Baznas bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Sumedang dan menjadi bagian solusi mengatasi persoalan di masyarakat terutama kemiskinan. Selan itu, yakini bahwa selama ini kita hadir memberikan kontribusi dan pemikiran dalam rangka menolong orang lain,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, Baznas Kabupaten Sumedang selalu berupaya agar pemberdayaan zakat sejalan dengan program pembangunan daerah, khususnya penanganan masalah sosial dan pengentasan kemiskinan.

“Alhamdulillah, Visi Sumedang Simpati dari Bapak Bupati Sumedang yaitu
Sejahtera Masyarakatnya, Agamis Akhlaqnya, Maju Daerahnya, Profesional Aparaturnya dan Kreatif Ekonominya, sejalan dengan program pemberdayaan zakat di Baznas yaitu Sumedang Makmur, Sumedang Cerdas, Sumedang Sehat, Sumedang Peduli dan Sumedang Taqwa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Miliki Command Center, Menuju Sumedang Satu Data

Menurut Ayi, tanpa mengesampingkan fungsi utama zakat sebagai instrumen perekonomian Islam yang erat kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan umat, program pemberdayaan zakat Baznas Kabupaten Sumedang secara umum sudah bersinergi dengan berbagai program unggulan Pemerintah Daerah.

“Program-program unggulan yang ada pada Baznas Sumedang diantaranya Baznas Membumi (Membantu Dampak Pandemi), Baznas Simpati, program Baznas SSQR, Simpay Baznas, Baznas Tangkis (Tangkal Kemiskinan), dan Program SERBU Desa (Sehat, Edukatif, Resik, BUdidaya),” terangnya.

Ayi juga mengatakan, terwujudnya sinergitas antara program Baznas Kabupaten Sumedang dengan pembangunan daerah perlu dimaknai sebagai  wujud nyata dari pemberdayaan zakat yang diarahkan
untuk pembangunan kehidupan umat sehingga harus didukung dan dilaksanakan secara konsekuen oleh segenap sumber daya pengelola zakat.

Baca Juga:  Bupati: Target Angka Kemiskinan Kabupaten Sumedang Tahun 2022 Dibawah 10 Persen

“Melalui kegiatan rapat kerja ini, saya menyampaikan amanat agar seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan zakat mampu mewujudkan peran serta dan
dukungan sekaligus menjaga dan memastikan bahwa berbagai program pemberdayaan zakat dapat dinikmati oleh golongan yang berhak menerimanya,” tuturnya.***