Pengaruh La Nina, Cuaca di Jawa Barat Pada 11-17 April Berpotensi Ekstrem, Angin Puting Beliung dan Sebagian Kemarau

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Stasiun Klimatologi Bogor: Pengaruh La Nina di Jawa Barat akan muncul cuasa ekstrem, sebagian kemarau dan Angin Puting Beliung pada 11 -17 April 2022.

JatiNetwork.Com – Kondisi atmosfer untuk wilayah Jawa Barat dalam 11-17 April 2022, diperkirakan akan fenomena global yakni pengaruh La Nina.

Dengan intensitas lemah yang ditandai oleh nilai SOI sebesar +13.1 dan Indeks Nino 3.4 yang berada pada indeks -0.59 (nilai normal ± 0.5) yang signifikan terhadap peningkatan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

SST sekitar Jawa Barat masih cukup hangat (dalam kisaran -0.5 s/d +1.5 °C), serta kelembapan udara masih cukup basah sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Barat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Bogor pada BMKG, Indra Gustari melalui Siaran Pers pada 10 April 2022.

Pada umumnya, menurut Indra, angin yang melewati wilayah Jawa Barat di dominasi dari tenggara hingga barat daya. saat ini terpantau Tropical Siklon Malakas di Samudera Pasifik sebelah utara Papua yang menarik massa udara dari wilayah selatan dengan kecepatan angin maksimum 50 knot, Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di perairan timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan bibit Siklon tropis 96W di Laut Cina Selatan utara Kalimantan dengan kecepatan angin maksimum 15 knot.

Sistem ini membentuk daerah pertemuan perlambatan (konvergensi) dan belokan angin yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis, bibit siklon dan di sepanjang daerah low level di bumi belahan utara wilayah Indonesia dan secara tidak langsung berdampak pada wilayah Jawa Barat serta didukung tingkat labilitas atmosfer di wilayah Jawa Barat pada kategori labil sedang dengan potensi shower dan thunderstorm.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumedang, 2 Maret 2022

Berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di semua kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat untuk sepekan ke depan.

Sedangkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrim yang dapat disertai kilat/petir dan juga angin kencang dapat terjadi di wilayah sebagai berikut :

Senin, 11 April 2022 :

Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Bandung Barat, Kab dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab Garut, Kab Cianjur, Kab dan Kota Sukabumi, Kab dan Kota Bogor, Kab Majalengka, Kab dan Kota Cirebon, Kota Depok, Kab Indramayu, Kab Sumedang dan Kab Purwakarta.

Selasa, 12 April 2022 :

Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Indramayu, Kab Cirebon, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Bandung Barat, Kota Ciamhi, Kab dan Kota Bandung, Kab Purwakarta.

Rabu, 13 April 2022 :

Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab dan Kota Bandung, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab Subang, Kab Purwakarta, Kab Kuningan, Kab Karawang, Kab dan Kota Cirebon, Kab Indramayu dan Kab Ciamis

Baca Juga:  Suhendra dan Roy Mahendra diancam Hukuman 5 Tahun Penjara, Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur

Kamis, 14 April 2022 :

Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Ciamis, Kab Pangandaran, Kab Kuningan, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab Sumedang, Kab Subang, Kab Purwakarta, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab dan Kota Bandung, Kab Indramayu, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kota Banjar dan Kab Karawang.

Jumat, 15 April 2022 :

Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Pangandaran, Kab dan Kota Bandung, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Ciamis, Kab Majalengka, Kab Pangandaran dan Kota Banjar.

Sabtu, 16 April 2022 :

Kab dan kota Bogor, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Indramayu, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab Sumedang, Kab Bandung Barat, Kab dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab Purwakarta, Kab Cianjur, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Pangandaran, Kota Banjar, Kab Ciamis dan Kab Kuningan.

Minggu, 17 April 2022 :

Kab dan kota Bogor, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Indramayu, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab Sumedang, Kab Bandung Barat, Kab dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab Purwakarta, Kab Cianjur, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Garut, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Pangandaran, Kota Banjar, Kab Ciamis dan Kab Kuningan.

Baca Juga:  BUMDes dan Bumdesma Jadi Solusi Peningkatan PADes

Indra Gustari menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah dan juga masyarakat dilokasi sebagaimana disampaikan diatas untuk :

“Pada bulan April 2022, sebagian wilayah Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau, dan sebagian lainnya berada pada masa pancaroba. Potensi kejadian curah hujan dengan intensitas sangat lebat – ekstrem disertai angin kencang masih tinggi khususnya di wilayah Jawa Barat bagian tengah dan selatan,” katanya.

“Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya angin puting beliung dan hujan es pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus),” pungkas Indra.***