Lowongan Kerja
Dibutuhkan Content Creator silakan kirimkan lamaran Anda ke : jatinetworkindonesia@gmail.com

Pengacara Ungkap Kabar Ade Armando Terkini, Semakin Parah

FotoJet 8
Kondisi Ade Armando dikatakan Pengacara semakin parah. kini kantung kemih mengalami pendarahan.

JatiNetwork.Com – Setelah babak belur dihajar massa pada demo BEM SI 11 April 2022 di depan gedung DPR RI, kabar Ade Armando terkini di RS Siloam Jakarta Semakin Parah.

Update informasi kesehatan Ade Armando di ungkapkan Pengacaranya, Prima Anko dan Aulia Fahmi.

Menurut Prima, kliennya menderita pendarahan pada kantung kemih akibat pengianayaan tersebut.

“Keadaan Ade Armando selaku klien kami, beliau sekarang bisa dibilang parah ya, karena ada pendarahan di kantung kemih, akibat pukulan tersebut,” kata salah satu kuasa hukum Ade, Prima Anko, di Jakarta Selatan, Kamis 14 April 2022.

Baca Juga:  Situasi Terkini Arus Balik Lebaran 2022 Di Pintu Tol Cisumdawu Seksi 2 Kota Sumedang

Sebelumnya Ade Armando mengalami luka bagian hidung, pendarahan di otak, sehingga mengalami operasi di kepala serta muntah-muntah.

Pengacara Aulia Fahmi mengemukakan kemungkinan pendarahan di kantung kemih akibat diinjak pelaku yang mengeroyok dan membuka celana Ade Armando.

“Saya kira ini sudah tidak sangat manusiawi. Nah kita berharap supaya pelakunya yang melakukan penginjakan, serta membuka celana juga dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Aulia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ade Armando, pegiat sosial ini mengalami penganiayaan secara massal, oleh sejumlah orang yang hadir di depan Gedung DPR RI.

Baca Juga:  Tagar Rakyat Bergerak Trending, Bukan Hanya Mahasiswa! Pergerakan Massa di Mana Saja?

Beruntung Ade Armando diamankan oleh Pihak Kepolisian dan dibawa ke RS Siloam untuk segera dilakukan penanganan kesehatannya.

Sejumlah sahabat Ade Armando sudah menjenguk, dan dikatakan kalau Ade tidak terlalu parah.

Sementara itu, pihak Kepolisian dari Polda Metrojaya telah menetapkan 6 tersangka dalam kasus ini.

Sebagian sudah ditangkap dan ada yang menyerahkan diri, namun masih ada yang statusnya DPO atau Daftar Pencarian orang.

Dari mereka yang sudah tertangkap, terungkap bahwa motifnya karena membenci Ade Armando terkait dengan cuitannya yang dinilai memprovokasi.

Akibat kejadian ini, tidak sedikit pihak yang mendukung pengeroyokan terhadap Ade Armando, walaupun akan berujung bui. Bahkan sebagian netizen mengungkap, pegiat media sosial lain harus waspada termasuk Denny Siregar dan Abu Janda.

Baca Juga:  Ini Tuntutan Papua Merdeka Yang Sebenarnya, Mereka Gelar Deklarasi Hingga Ritual Adat Bakar Batu

Ade Armando juga disebut-sebut merupakan orang dengan status tersangka atas penistaan terhadap Agama Islam. Namun sejak ditetapkan tersangka pada tahun 2017, Ade Armando tidak pernah diproses oleh kepolisian.

Polda Metro Jaya ketika ditanyakan hal ini oleh Media, menjawab bahwa kasus pengeroyokan yang akan diutamakan.

Tanpa memberikan klarifikasi lebih lanjut, alasannya kenapa proses tersangkanya Ade Armando belum ditindaklanjuti.***