Modus Baru Penipuan Di Sumedang, Puluhan Orang Melaporkan Hal Yang Sama, Begini Modus Operandinya!

Modus operandi pesan makanan
Modus baru penipuan yang memkan korban beberapa pedagang Resto di Sumedang (IG/AsliSumedang)

JatiNetwork.Com – Ada modus baru penipuan di Sumedang. 9 resto di Sumedang sudah menjadi Korban. Ditambah puluhan lainnya yang juga melaporkan hal yang sama.

Demikian disampaikan akun aslisumedang dalam paparan laporan netizen yang dipublish 24 Maret 2022.

“Si penipu memesan sejumlah makanan,” katanya.

Lalu kemudian melakukan transfer, dan mengirimkan bukti transfer.

Biasanya nomimal transfer yang dilakukannya, berbeda dengan jumlah tagihan, sehingga harus ada pengembalian.

Misal tagihan Rp 450.000, penipu melakukan transfer sebesar Rp 4.500.000 sehingga pedagang harus transfer balik sejumlah uang kelebihan tersebut.

Baca Juga:  Tembus 400 Lebih Pasien Aktif Covid Sumedang, Bagaimana Dengan Vaksinasi Covid Booster?

“Modus penipuan pesan sejumlah paket makanan dengan cara bukti transfer palsu sedikitnya 9 resto di Sumedang berhasil dikelabui,” demikian catatan akun tersebut.

Ternyata bukti bayar yang dikirimkan penipu adalah aspal, atau Asli padahal Palsu.

Salah satu korban bernama Ugeng, seorang penjual soto di “Dapur Soto” menjadi salah satu korban dalam modus operandi yang dilakukan penipu.

Dia mengaku ada pesanan, tetapi setelah pesanan tersebut disampaikan ke lokasi pemesan, ternyata tidak pernah ada pesananan seperti itu dan orang yang dimaksud juga tidak ada di tempat.

Baca Juga:  Sekda Sumedang Wisuda 77 Ibu Hamil dan Ibu Balita Peserta AKJJ

Postingan akun Asli Sumedang mendapatkan like dan komen yang sangat banyak termasuk pada pedagang online yang lain.

Seorang natizen mengaku pernah mendapatkan hal sama, namun karena dia memiliki MBanking, sehingga dana masuk segera dapat terlacak. Walhasil, dia selamat dari rencana penipuan tersebut.

“Buat baraya Sumedang yang mempunyai usaha mohon untuk berhati-hati, cek secara teliti bukti transfer,” akun IG Asli Sumedang mengingatkan.***