Menag Samakan Suara Azan dan Gonggongan Anjing, Ketua AMK Sumedang: Sangat Tidak Pantas!

Ekky Ahmad Muzaki Ramdhani
Ketia AMK, atau Angkatan Muda Kabah. Melaklukamus.

JatiNetwork.Com – Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, yang mengibaratkan suara azan dan gongongan Anjing dinilai sangat tidak pantas.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Kabupaten Sumedang Yang juga anggota DPRD Kab.Sumedang Ekky Ahmad Muzaki Ramdhani, SH.

Ekky menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara azan dan gonggongan anjing. 

“Kumandang adzan melalui pengeras suara atau toa masjid itu merupakan panggilan melaksanakan sholat, sangat tidak pantas jika dibandingkan dengan gonggongan anjing,” kata Ekky.

Baca Juga:  DPC PPP Sumedang Apresiasi Peran Milenial Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

Politisi muda dan juga pengurus DPC PPP Sumedang ini menyebut ucapan Menag dapat menimbulkan kegaduhan dan ketidakharmonisan di tengah masyarakat.

“Kadang ucapan yang dikeluarkan itu memiliki berimplikasi yang luar biasa. Sehingga yang terjadi justru hal yang kontraproduktif dan berdampak pada masyarakat,”

“Sebaiknya serap aspirasi dulu kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya dan lainnya agar kebijakan yang diambil tidak membuat salah tafsir dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” pungkas Ekky.***