Bank bjb Sumedang dan Pemda: Sinergi untuk Kemajuan Desa dengan Kejutan Istimewa

KKN tematik Now
Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman dalam penjelasan tentang KKN tematik dan sinergi dengan Bank BJB Sumedang. Ada bantuan istimewa yang diberikan bank BJB Sumedang

JatiNetwork.Com – Bank bjb Sumedang telah menjalin kerja sama yang kuat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk mendukung perkembangan desa-desa di wilayah tersebut.

Kerja sama ini mencapai puncaknya dengan pengumuman sebuah “Kejutan Istimewa” yang akan memberikan dampak positif bagi 26 desa yang menjadi fokus KKN Tematik.

Kegiatan Kemahasiswaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik telah menjadi salah satu wadah mahasiswa untuk berkontribusi dalam memajukan desa-desa di Indonesia.

Di Sumedang, 26 desa tersebar di 26 kecamatan telah menjadi tujuan KKN Tematik.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dan untuk itu diperlukan dukungan finansial.

Pj. Bupati Sumedang, Herman Suryatman, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bank bjb Sumedang atas dukungannya yang luar biasa.

Baca Juga:  Ketum Jaber Akui Sumedang Makin Lama Makin Keren

Saat bersilaturahmi dengan pimpinan cabang bank tersebut di kantor bjb, Herman Suryatman mengumumkan bahwa bank bjb Sumedang memberikan stimulus sebesar Rp 10 juta untuk setiap desa yang menjadi lokasi KKN Tematik.

“Alhamdulillah, kami sudah bersilaturahmi dengan Pimpinan Cabang bank bjb Sumedang dan bjb Sumedang memberikan support meningkatkan daya saing desa memberi bantuan stimulus Rp 10 juta untuk satu desa yang menjadi lokasi KKN tematik,” ungkapnya dengan rasa sukacita.

Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dorongan yang signifikan dalam memajukan desa.

Herman Suryatman menekankan bahwa kerja sama antara Bank bjb Sumedang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang adalah langkah konkret untuk menggalakkan KKN Tematik dan menjadikannya sebagai sarana pengembangan desa yang lebih baik.

Baca Juga:  Pemda Sumedang Kembali Gelar Pesantren Ramadan Bagi ASN

Ada tiga indikator utama yang menjadi fokus KKN Tematik di 26 desa ini, yaitu zero new stunting target 100 persen, peningkatan literasi di kalangan masyarakat miskin sebesar 50 persen, dan meningkatnya daya tarik dan daya saing desa dengan target one village one produk.

Herman Suryatman juga mengungkapkan bahwa rencananya pada Januari 2024, sebanyak 250 desa akan menjadi lokasi KKN Tematik putaran kedua dengan melibatkan 2.500 mahasiswa.

“Kami sudah sepakat dengan 48 rektor perguruan tinggi untuk mendistribusikan dan mensupport KKN tematik. Target di tahun 2024 semua desa/kelurahan di Sumedang bisa sukses, masyarakatnya sejahtera dan bahagia,” tambah Herman.

Baca Juga:  Olahraga Bersama untuk Mewujudkan Pemilu Damai

Dengan kerja sama yang kuat antara Bank bjb Sumedang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, diharapkan desa-desa ini dapat mencapai potensi penuh mereka dan menjadi contoh yang inspiratif bagi desa-desa lainnya di seluruh Indonesia.

Kerja sama ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam memajukan masyarakat pedesaan.***

Dapatkan Update Berita, Informasi Terkini dan BreakingNews setiap hari dari JatiNetwork.Com (JNC). Mari bergabung dengan “Google.News – JNC“, caranya klik “Google News“, lalu klik mengikuti!.