Arus Balik Via Jalan Tol Cisumdawu Dibuka Hari Ini Untuk Seksi 2 dan Seksi 3, Ikuti Aturannya!

Arus Balik Lebaran 2022

Kapolres Akan Buka Jalur Balik
Kaolres Sumedang : Jalan Tol Cisumdawu dibuka hari ini untuk seksi 2 dan 3 bagi arus balik lebaran. (Foto: humas polres Sumedang)

JatiNetwork.Com – Jalan Tol Cisumdawu dibuka hari ini untuk seksi 2 dan seksi 3 bagi pengguna arus balik pada Lebaran 1443 H tahun 2022 ini.

Pembukaan pintu Tol Cisumdawu untuk arus bali, disampaikan Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Dedi Juhana kepada redaksi JatiNetwork.com, Rabu 4 Mei 2022.

“Pak Kapolres akan buka pintu masuk tol (Cisumdawu) dari sesi 2 dan 3 untuk arus balik dari arah Sumedang menuju arah Cileunyi mulai hari ini Rabu ( 4/05/22 ) Pukul 14.00 hingga 17.00 wib,”kata Dedi.

Masih Kata Dedi, Kapolres AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menjelaskan, hari ini mungkin akan dilakukan pembukaan pintu Tol tersebut.

Baca Juga:  Backup Pengamanan Demo BEM SI 11 April di Jakarta, Polres Sumedang Siagakan 263 Personil

“Tagi saya memonitor di perbatasan Majalengka Sumedang itu arus balik sudah mulai terlihat sehingga Kami harus memberikan jalur kepada masyarakat yang ingin kembali ke daerah asal mudik,” kata Kapolres.

Rencananya yang dari Majalengka itu akan dimasukkan seluruhnya ke seksi 3 dari pertigaan Cimalaka yang dari arah Majalengka itu akan di tekuk kanan semua untuk roda empat kecuali mungkin roda 2 nanti mereka akan masuk ke sesi 3 dan keluar di sini di sesi 2.

Bagi yang ingin melanjutkan ke Cileunyi dia harus masuk lagi ke seksi2 dengan et kartu namun perlu ditekankan bahwa yang di sesi 2 masih gratis sehingga kalaupun dia masuk dari seksi 2 itu harganya masih sama dengan dia masuk dari Gate Pamulihan.

Baca Juga:  Tidak Disangka, Pasca Rapat Bersama Wakapolda, Kapolres Siapkan Kejutan Untuk Nakes di Hari Jadi PPNI 2022

Itu akan berlaku segera mengingat arus dari timur dari Majalengka juga sudah padat demikian juga masyarakat yang ingin berwisata dan bersilaturahmi di tengah kota masih padat.

“Dikhawatirkan terjadi krodit seperti kemarin yang menimbulkan ketidaknyamanan pada masyarakat akibat berjam-jam di dalam mobil,” tambahnya.

“Kami menghindari hal tersebut mungkin akan dilakukan rekayasa yang lebih sedikit extrim untuk hari ini untuk mempercepat waktu perjalanan dari pada pemudik,” pungkasnya.***